Home / Olahraga / Arne Slot: Osimhen Bahaya, tapi Bukan Satu-satunya Ancaman Galatasaray

Arne Slot: Osimhen Bahaya, tapi Bukan Satu-satunya Ancaman Galatasaray

Foto: REUTERS/Murad Sezer

Jakarta,REDAKSI17.COM – Manajer Liverpool Arne Slot mengakui potensi ancaman dari Victor Osimhen. Namun baginya Galatasaray punya lebih dari itu.
Liverpool akan bertandang ke markas Galatasaray di RAMS Park, Rabu (11/3/2026) dini hari WIB, pada leg pertama 16 besar Liga Champions. Kekalahan di fase liga pada Oktober lalu di tempat yang sama memberi gambaran ke Si Merah, bahwa laga tak akan mudah.

Faktanya Galatasaray tak pernah mudah buat Liverpool. Mereka tiga kali bertandang di Liga Champions sejak 2001/2002 silam, tak satupun dimenangi dengan catatan sekali seri dan dua kali kalah.

Pada pertemuan terbaru Oktober lalu, penalti Victor Osimhen menentukan kemenangan tuan rumah. Osimhen memang dianggap sebagai ancaman terbesar dari Galatasaray.

Penyerang 27 tahun itu sudah mengoleksi tujuh gol dari delapan penampilan di Liga Champions musim ini. Kemampuan mencetak golnya sudah teruji sejak memperkuat Napoli.

Manajer Liverpool Arne Slot mengakui kualitas Osimhen, tapi menolak terlalu fokus ke pemain internasional Nigeria tersebut. Baginya itu sama saja memperbesar ancaman dari pemain lain, sebut saja Baris Yilmaz.

“Menurut saya Galatasaray punya banyak senjata, tapi transisi itu jelas salah satunya,” ujar Arne Slot di situ klub.

“Tentu salah satu yang pertama Anda ingat adalah Osimhen, yang juga merupakan penyerang bagus di kotak penalti, bisa mencetak gol dari umpan-umpan silang, bisa mencetak gol dengan berbagai cara, tapi jelas merupakan ancaman besar juga dari serangan balik.”

“Tapi mereka punya lebih dari sekadar Osimhen di tiga pemain depan, yang mana sangat cepat. Terakhir kali kami melawan mereka, Yilmaz-lah yang dua kali agak terlalu cepat buat kami karena dua kali dia menuju ke kiper di babak pertama.”

“Jadi banyak ancaman serangan dan dari kecepatan, dan kami harus sangat menyadari itu, dan kami akan melakukannya karena sudah pernah menghadapi mereka.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *