PONOROGO,REDAKSI17.COM – Momen Ramadhan yang semarak dengan bukber antara pejabat publik dan timses atau relawan dan bahkan khalayak umum menjadi sarana yang efektif untuk melakukan pendidikan politik kepada peserta. Tak terkecuali Riyono Aleg dapil 7 Jatim menjadikan bukber sebagai sarana penguatan nilai dan kapasitas relawan.
“Pemilu bukan 5 tahun sekali, dalam arti pemilu sebagai ajang konsolidasi nilai dan pendidikan politik harus terus di lakukan sepaanjang waktu. Timses dan relawan harus terus di dampingi untuk mengenal nilai perjuangan PKS” papar Riyono Caping.
Dalam kesempatan kunjungan reses 2026 ini Riyono melakukan penguatan basis dan kader serta struktur dalam berbagai bentuk kegiatan. Ada sosialisasi penerima bantuan kementerian lembaga, sosialisasi kebijakan partai di momen Ramadhan penuh berkah ini.
“Perlu terus di bina dan di tingkatkan kapasitas kader dan relawan, kegiatan Ramadhan menjadikan iman dan ibadah sosial semakin kokoh bagi rakyat” tambah Riyono.
Bagi PKS pembinaan harus terus dilakukan oleh semua elemen partai, program kader dan kaderisasi menuntut kelompok pembinaan merekrut anggota baru demi pelayanan dan pemberdayaan rakyat. Semakin banyak pembinaan, semakin berpendidikan rakyat dan relawan kita.
“Timses dan Relawan Sedulur Mas Riyono yang beranggotakan koordinator Kecamatan saya kumpulkan untuk semakin memahami nilai dan misi perjuangan PKS mewujudkan Islam rahamatan lilallamin, Islam inklusif bagi semua kalangan. Maka lahirlah UPAS : Unit Pembinaan Anggota Sedulur Mas Riyono yang akan dilakukan setiap dua pekan sekali di Magetan dan Ponorogo terlebih dahulu” kata Riyono di Joglo Rumah Aspirasi.


