Home / Nasional / AHY: Proyek Kereta Cepat Whoosh ke Jatim Berjalan Paralel

AHY: Proyek Kereta Cepat Whoosh ke Jatim Berjalan Paralel

 

Jakarta,REDAKSI17.COM – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyatakan rencana pengembangan kereta cepat Whoosh hingga Jawa Timur tetap berjalan secara paralel sambil menunggu proses restrukturisasi keuangan PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) sebagai operator Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB).

AHY mengatakan pemerintah telah melakukan koordinasi dengan Kementerian Keuangan dan Danantara Indonesia terkait rencana pengoperasian Whoosh yang nantinya dapat menjangkau hingga Banyuwangi, Jawa Timur.

“Tahapan hari ini kita lakukan paralel,” ujar AHY dalam konferensi pers Update Pelaksanaan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) dan Persiapan Mudik Lebaran di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (11/3/2026).

Menurut AHY, pengembangan proyek lanjutan kereta cepat tersebut tetap disiapkan, tetapi pemerintah juga memastikan restrukturisasi keuangan KCJB berjalan dengan baik.

Ia menegaskan penyelesaian persoalan keuangan KCJB menjadi faktor penting karena akan memengaruhi peta jalan atau roadmap pengembangan Whoosh hingga wilayah Jawa Timur.

Lebih lanjut, AHY menyebut setelah solusi terkait restrukturisasi keuangan KCJB ditemukan, maka proyek lanjutan kereta cepat dapat dilanjutkan secara lebih konkret.

“Sebaiknya kita pastikan dulu KCJB-nya tuntas, artinya solusinya sudah bisa diambil dengan baik, baru setelah itu kita kembangkan berikutnya,” jelasnya.

AHY menambahkan pemerintah tetap berkomitmen untuk mengembangkan layanan kereta cepat Whoosh agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

Ia menilai jika jalur kereta cepat dapat menghubungkan Jakarta hingga Surabaya dengan waktu tempuh sekitar tiga jam, maka hal tersebut berpotensi mengubah peta pembangunan serta mendorong pertumbuhan ekonomi baru di wilayah yang dilalui.

“Kalau Jakarta-Surabaya bisa ditempuh dalam waktu kurang lebih 3 jam saja lewat kereta, saya rasa ini akan mengubah peta pembangunan, sekaligus juga pertumbuhan ekonomi baru bisa kita hadirkan di sepanjang jalur,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *