
NEW YORK,REDAKSI17.COM – Amerika Serikat menyatakan kemampuan Iran untuk mengancam negara-negara tetangga dan kepentingan AS di Timur Tengah telah melemah drastis setelah serangan udara yang dilakukan Washington.
Kepala Komando Pusat AS Brad Cooper mengatakan industri pertahanan Iran mengalami kemunduran hingga 90% akibat kampanye militer tersebut.
Seperti dikutipĀ Reuters, ia menilai perang telah secara signifikan mengurangi ancaman Iran terhadap kawasan Timur Tengah.
Dalam keterangannya di hadapan komite Senat AS, Cooper menegaskan Iran kini tidak lagi memiliki kemampuan seperti sebelumnya untuk mengancam mitra regional maupun Amerika Serikat di berbagai bidang.
Meski demikian, Cooper tidak secara langsung menanggapi laporan sejumlah media, termasuk Reuters, yang menyebut Iran masih menyimpan kemampuan rudal dan drone dalam fasilitas bawah tanah berdasarkan sumber intelijen AS.
Cooper juga menyebut Iran kini tidak lagi mampu menyalurkan senjata dan sumber daya kepada kelompok sekutunya di kawasan seperti Hezbollah di Lebanon, kelompok Houthi di Yaman, dan Hamas di Gaza.
Menurutnya, jalur distribusi dan metode pengiriman bantuan Iran kepada kelompok-kelompok tersebut telah terputus akibat operasi militer yang berlangsung.





