Beranda / Ekonomi dan Bisnis / AS Klaim Tarif ke 60 Negara Tak Berdampak ke Ekonomi

AS Klaim Tarif ke 60 Negara Tak Berdampak ke Ekonomi

Jakarta,REDAKSI17.COM – Pejabat United States Trade Representative (USTR) atau Perwakilan Dagang Amerika Serikat (AS), Jamieson Greer menilai tarif baru yang diberlakukan Presiden Donald Trump terhadap 60 mitra dagang tidak berdampak besar terhadap perekonomian AS.
Tarif baru sebesar 10% dan 12,5% tersebut pada dasarnya mirip dengan tarif global sementara yang sebelumnya telah diterapkan. Oleh karena itu, Greer menyebut kebijakan tersebut tidak akan menimbulkan dampak ekonomi yang berbeda dari kondisi yang sudah berlangsung selama ini.

“Saya rasa tidak akan berdampak sama sekali,” kata Greer saat ditanya apakah tarif baru tersebut akan mempengaruhi keputusan kebijakan moneter Federal Reserve, dikutip dari Reuters, Selasa (28/7/2026).

Ia menambahkan, tarif baru hanya dikenakan kepada kelompok negara tertentu, bukan lagi seluruh negara seperti tarif sementara 10% yang telah berakhir. Meski demikian, pemerintah AS menyebut tarif terkait dugaan lemahnya penegakan larangan kerja paksa itu tetap mencakup sekitar 99,4% impor AS.

Greer juga mengatakan USTR masih melanjutkan penyelidikan lain berdasarkan Section 301 Trade Act 1974 terhadap kelebihan kapasitas industri di 16 mitra dagang utama, termasuk China, Vietnam, Meksiko, dan Uni Eropa.

Menurutnya, penyelidikan tersebut diharapkan segera rampung dan dapat menjadi dasar usulan tarif tambahan.Ia turut membela penggunaan Section 301 sebagai dasar hukum penerapan tarif.

Menurut Greer, Mahkamah Agung AS juga merujuk ketentuan tersebut saat membatalkan tarif luas yang sebelumnya diberlakukan Trump berdasarkan undang-undang keadaan darurat nasional.

Pada masa jabatan pertama Trump, Section 301 juga digunakan untuk mengenakan tarif tinggi terhadap produk-produk asal China yang hingga kini masih berlaku meski telah menghadapi sejumlah gugatan hukum.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *