Beranda / Aneka Warna / Bersyahadat Setelah Saksikan Rekaman Satelit NASA

Bersyahadat Setelah Saksikan Rekaman Satelit NASA

Sebuah perjalanan spiritual yang mengguncang dunia sains datang dari seorang ilmuwan bidang anatomi dan astronomi terkenal asal Inggris bernama David Musa Pidcock. Jauh sebelum memutuskan untuk memeluk Islam, dia adalah seorang pemikir kritis yang sangat skeptis dan kerap menganggap kisah-kisah mukjizat di dalam Al Quran sebagai mitos belaka, salah satunya adalah peristiwa terbelahnya bulan yang dilakukan oleh Nabi Muhammad.

Titik balik yang luar biasa terjadi ketika David sedang menyaksikan sebuah siaran diskusi ilmiah di televisi Inggris yang menghadirkan para pakar luar angkasa. Dalam acara tersebut, seorang pakar astronomi dari badan antariksa Amerika Serikat atau NASA memamerkan sebuah penemuan mengejutkan yang terekam oleh kamera satelit. Foto-foto permukaan bulan menunjukkan adanya sebuah celah atau retakan lurus raksasa yang membentang sangat panjang, memotong bagian tengah bulan, lalu menyambung kembali ke sisi lainnya di bagian bawah permukaan. Para ilmuwan barat saat itu kebingungan dan menyatakan bahwa retakan tersebut adalah bukti kuat bahwa bulan memang pernah terbelah menjadi dua bagian di masa lalu lalu menyatu kembali.

Mendengar penjelasan ilmiah tersebut, David teringat akan potongan ayat pertama dalam Surat Al Qamar yang berbunyi bahwa hari kiamat telah dekat dan bulan telah terbelah. Dia langsung menyadari bahwa kebenaran sejarah yang terekam oleh teknologi abad modern itu ternyata sudah tertulis jelas di dalam kitab suci umat Islam sejak 1400 tahun yang lalu sebelum teleskop ditemukan. Dilanda rasa takjub yang luar biasa dan hidayah yang menyentuh hatinya, ilmuwan barat ini akhirnya menangis haru mengakui kebenaran Islam. David Musa Pidcock kemudian secara resmi mengumumkan keislamannya pada tahun 1975 dan mendirikan Partai Islam Inggris untuk menyebarkan pesan kedamaian ke seluruh benua Eropa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *