Beranda / Nasional Dan Internasional / Cerita Prabowo Pilih Pidato Tanpa Teks Meski Diberi Materi Bagus

Cerita Prabowo Pilih Pidato Tanpa Teks Meski Diberi Materi Bagus

Presiden Prabowo Subianto

 

Jakarta, REDAKSI17.COM — Presiden RI Prabowo Subianto mengakui kerap diingatkan staf agar berpidato sesuai teks yang telah disiapkan mereka.
Hal itu disampaikan Prabowo kala berpidato di puncak peringatan HUT ke-25 Partai Demokrat yang digelar di Indonesia Arena, kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Rabu (9/9) malam.

Prabowo pun menjelaskan alasan stafnya kerap mengingatkan dirinya untuk berpidato sesuai teks yang telah disiapkan. Namun, Prabowo lalu menjelaskan alasan dirinya terkadang berpidato di luar teks yang disiapkan, karena telah merangkum esensi naskah yang disiapkan.

Apabila kemudian ternyata ada pernyataan spontannya dalam pidato yang salah, dia tinggal minta maaf saja.

“Saudara-saudara sekalian, memang saya selalu diingatkan oleh staf saya, ‘Pak, pakai teks, Pak. Jangan sampai keluar dari teks’,” ujar Prabowo.

Prabowo mengatakan teks pidato yang disiapkan stafnya sangat bagus, lengkap dengan data dan infografis yang banyak.

Pada kesempatan itu, Prabowo bahkan sempat membolak-balikkan teks pidatonya seraya menunjukkan teksnya ke arah hadirin.

“Paparannya baik sekali, grafiknya banyak sekali,” kata Prabowo sambil menunjukkan berlembar-lembar teks pidato tersebut.

Namun, Prabowo mengaku lebih suka memilih untuk merangkum esensi dari pemaparannya seraya berharap tidak salah bicara dalam pidato kali ini.

“Mudah-mudahan saya tidak salah bicara. Tapi sebetulnya kalau manusia kalau bikin kesalahan, ya kita minta maaf saja,” kata dia.

Sebetulnya bukan kali itu saja Prabowo menyampaikan pidatonya dengan menyinggung nasihat anak buahnya agar berpidato memakai teks saja agar tak keluar konteks ataupun salah.

Salah satu sebelumnya antara lain ketika dia hadir dalam peringatan puncak hari lahir (harlah) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta.

Kala itu Prabowo bercanda di hadapan kader PKB yang mengenakan kaus bertuliskan “Prabowonomics”. Saat itu, Prabowo juga blak-blakan menirukan ucapan para penasihat kepresidenannya yang mewanti-wanti agar dirinya tidak berbicara spontan.

“Banyak penasihat saya, ‘Pak, Bapak enggak boleh, Pak, bicara tanpa teks’. Paling aman baca saja Pak, enggak mungkin ada kata-kata yang keliru di situ’,” tiru Prabowo kala itu disambut tawa hadirin PKB.

Prabowo berseloroh bahwa membaca teks pidato secara utuh di podium justru berpotensi membuat dirinya dan para hadirin mengantuk.

“Jadi ini pidato yang sudah disiapkan (melihat ke teks dan bergumam membaca). Mau dibacakan? mau dibacakan (memperlihatkan kertas ke hadirin), haha. Jangankan kalian, aku pun bisa tidur di podium ini,” selorohnya.

Dia lalu menyinggung banyak wartawan, dan bergurau bahwa para awak media biasanya sengaja menunggu pernyataan spontan di luar naskah darinya untuk dijadikan bahan berita.

“Enggak, hari ini saya sopan. Hari ini sopan,” seloroh Prabowo saat itu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *