Beranda / Doa Ketika Dihina

Doa Ketika Dihina

Dalam pergaulan atau saat berinteraksi dengan orang,
terkadang kita mengalami hal-hal yang tidak menyenangkan.
Misalnya ketika mengalami hal yang tidak menyenangkan
seperti dihina atau direndahkan, tentu akan membuat sakit
hati dan muncul perasaan dendam. Namun demikian, ada
cara yang paling baik tanpa harus membalas perbuatan
buruk tersebut yakni dengan berdoa dan memohon
perlindungan dari Allah subhanahuwa ta’ala.
Doa terbaik ketika mengalami hal buruk tersebut seperti
yang diajarkan Baginda Rasulullah Shallallahu alaihi wa
sallam. Pernah suatu hari, Nabi Muhammad Shallallahu
alaihi wa sallam mendapatkan cobaan yang sangat berat.
Kaum yang ia datangi untuk memberikan dakwah ternyata
tidak mau menerimanya. Mereka menghina nabi,
merendahkan, bahkan sebagian ada yang memukulinya
hingga ia berdarah. Bukan membalas, nabi malah membaca doa saat ia dihina.
Berikut doa nabi saat dihina oleh sekelompok orang yang ia datangi:

اللهم اغفر لقومي، فإنهم ال يعلمون
Allahummaghfir li qaumi fa innahum la ya’lamun.

“Ya Allah ampunilah kaumku, (mereka berbuat demikian) karena mereka tidak mengetahui.”
Doa nabi saat dihina ini ada dalam hadis riwayat Imam al-Bukhari dan Imam Muslim. Dalam hadis lengkapnya
diceritakan kronologi penghinaan dan pemukulan kepada nabi saat beliau berdakwah.

عن عبد هللا بن مسعود قال: كأني أنظر إلى رسول هللا صلى الله عليه وسلم يحكي نبًّيا من األنبياء -صلوات هللا وسالمه عليهم- ضربه قومه فأدَمْوه، وهو يمسح الدم عن وجهه،
ويقول: اللهم اغفر لقومي، فإنهم ال يعلمون)متفق عليه

Saat itu beliau dipukul hingga berdarah. Pendarahan yang muncul di wajah nabi menunjukkan bahwa pukulan
yang dilayangkan kepada nabi begitu sangat keras. Sambil mengusap darahnya, beliau tak lantas membalas
perlakuan mereka. Alih-alih membalas, beliau malah mendoakan dengan doa di atas.

Kalimat fa innahum laa ya’lamun yang dibacakan nabi di atas menunjukkan bahwa nabi sangat memahami
kondisi orang-orang yang menghina dan memukuli beliau. Mereka, bagi nabi, adalah orang-orang yang tidak
mengetahui kemuliaan ajaran yang dibawa Nabi SAW. Jika mereka mengetahui, mereka pasti akan sadar dan
merasa malu telah berbuat demikian.

Doa nabi saat dihina ini juga menjadi cambuk bagi kita bahwa nabi sendiri bukanlah seorang pendendam. Nabi
mengajarkan kepada kita cara terbaik untuk berdakwah dan mengenalkan ajaran Islam. Bukan dengan
kekerasan, melainkan dengan kasih sayang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *