Beranda / Politik / Terkait Komentar Golkar Terhadap AHY, Demokrat: Jangan Cari-cari Kode

Terkait Komentar Golkar Terhadap AHY, Demokrat: Jangan Cari-cari Kode

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono

JAKARTA ,REDAKSI17.COM – Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) disebut melempar sinyal siap menjadi salah satu kontestan pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2029.

Hal tersebut diungkapkan Wakil Ketua Umum Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia saat menanggapi pidato AHY dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Partai Demokrat.

Pernyataan tersebut kemudian ditanggapi kader Partai Demokrat Yan A. Harahap dengan nada satire. Ia mempertanyakan pihak-pihak yang dinilainya terlalu mencemaskan pidato AHY.

“Kok pada ‘senewen’ ya dengan Pidato  Politik AHY?” kata Yan, dikutip dari unggahannya di X, Selasa (8/9/2026).

Menurut Yan, penyampaian pidato politik oleh ketua umum partai dalam setiap peringatan HUT Demokrat merupakan tradisi organisasi.

“Setiap Partai Demokrat berulang tahun, Ketum AHY memang menyampaikan pidato politik. Ini tradisi organisasi, bukan kejadian luar biasa,” terangnya.

Namun, pada HUT kali ini, pidato AHY justru ditafsirkan sebagai sinyal untuk maju dalam Pilpres.

“Yang menarik, sebagian justru sibuk menebak-nebak gestur, ‘AHY siap Pilpres’, ‘AHY mulai ancang-ancang kontestasi’, dan seterusnya,” ucapnya.

Yan menduga munculnya spekulasi tersebut karena pidato AHY hanya ditonton atau disimak secara sepotong-sepotong, kemudian kesimpulan yang dibuat terlalu jauh.

“Kalau seluruh pidato dibaca utuh, pesannya jelas: bicara tentang demokrasi, prinsip politik, arah perjuangan partai, dan bagaimana Demokrat menempatkan diri dalam kehidupan berbangsa,” jelasnya.

Ia menilai publik perlu membedakan antara pidato politik dan deklarasi pencapresan.

“Tidak semua pidato politik adalah deklarasi pencapresan. Tidak setiap gestur adalah kode politik. Dan tidak setiap kalimat harus dipaksa menjadi manuver menuju Pilpres,” imbuhnya.

Di sisi lain, Yan menyentil pihak yang menuding AHY dan Partai Demokrat terlalu sibuk memikirkan Pilpres. Menurutnya, bisa jadi justru pihak yang menuding tersebut yang terlalu fokus mempersiapkan kontestasi.

“Kalau setiap pidato Ketua Umum partai langsung dianggap sebagai sinyal kontestasi, berarti yang terlalu sibuk dengan Pilpres bukan AHY, tetapi mereka yang menafsirkannya,” ujarnya.

“Demokrat sedang bicara tentang prinsip dan perjuangan. Yang lain malah sibuk mencari-cari kode,” sambung Yan.

Yan pun meminta publik tidak khawatir dengan berbagai spekulasi yang beredar.

“Tenang. Tidak semua yang Anda khawatirkan sedang terjadi,” pungkasnya.

Golkar Sebut Ada Sinyal Nyapres

Sebelumnya, Wakil Ketua Umum Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia mengaku sepakat dengan AHY yang banyak berbicara mengenai pertumbuhan demokrasi yang harus terus dijaga.

Meski demikian, Doli menilai pidato tersebut seolah memberikan sinyal bahwa AHY siap menjadi salah satu kontestan pada Pilpres mendatang.

“Seperti memberi sinyal kuat bahwa beliau siap menjadi salah seorang contender dalam Pilpres mendatang,” ujar Doli.

Menurut Doli, saat ini yang lebih dibutuhkan adalah menghadapi berbagai tantangan kebangsaan yang ada.

“Padahal, kita semua saat ini, sebagai sebuah bangsa, sedang menghadapi tantangan yang luar biasa. Situasi yang dihadapi masyarakat juga tidak mudah,” ucapnya.

Ia menyarankan AHY turut mengambil tanggung jawab atas berbagai persoalan yang terjadi.

“Dan AHY posisinya saat ini adalah bagian dari pemerintah yang seharusnya ikut bertanggung jawab atas situasi apa pun yang dihadapi,” tambahnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *