Beranda / Daerah / Dorong Penguatan Pendidikan Karakter, Wabup Sleman Ingatkan Kebijakan Penggunaan Gadget pada Siswa

Dorong Penguatan Pendidikan Karakter, Wabup Sleman Ingatkan Kebijakan Penggunaan Gadget pada Siswa

Sleman,REDAKSI17.COM – Dorong penguatan pendidikan karakter, Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa bersama Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman Mustadi, mendampingi kepala sekolah se-Kabupaten Sleman menyaksikan film “Akal Imitasi”, Selasa (14/7/2026) di CGV Transmart Maguwo.

Mustadi menerangkan, kegiatan ini menjadi bagian dari sosialisasi pendidikan karakter yang dilakukan PT Dinamika Lestari, bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman melalui penayangan film.

“Ini tahun kedua bekerja sama dengan PT Dinamika Lestari, PH produksi film pendidikan, rekomendasi dari Kemendikdasmen yang menyampaikan informasi melalui media digital untuk penguatan karakter,” jelasnya.

Dengan menggandeng kepala sekolah, Mustadi berharap, nilai moral dalam film ini dapat memperkuat pendidikan karakter siswa-siswi Kabupaten Sleman. Sejalan dengan hal tersebut, Mustadi pun sekaligus mengingatkan terkait tanggung jawab tenaga pendidik terhadap penguatan pendidikan karakter siswa.

“Mari kita tingkatkan kualitas pendidikan kita. Tidak hanya mendidik anak-anak kita agar cerdas secara intelektual, namun juga cerdas hatinya, integritasnya juga tinggi. Namun juga diingat, tanggung jawab bapak ibu juga tinggi,” tambahnya.

Wakil Bupati Danang menanggapi, film menjadi salah satu media yang cukup efektif untuk memperkuat pendidikan karakter. Kombinasi visual dan alur cerita yang menarik, menjadi daya tarik tersendiri bagi anak-anak untuk memahami pesan moral dalam sebuah film.

Film “Akal Imitasi” juga dikatakan Danang sebagai pengingat, bahwa teknologi yang berkembang pesat saat ini adalah alat bantu. Sedangkan pengendali utama kehidupan pada dasarnya adalah akal sehat dan hati nurani manusia.

“Anak-anak yang saat ini sangat tergantung dengan gadget, harus kita sadarkan, bahwa teknologi adalah alat bantu. Tapi semua keputusan dan tindakan itu dijalankan berdasarkan hati nurani dan akal sehat kita masing-masing,” paparnya.

Ia pun berharap, nilai positif dari film “Akal Imitasi” dapat diterapkan oleh siswa-siswi Kabupaten Sleman. Dengan begitu, pemanfaatan teknologi dapat dilakukan secara bijak dan memberikan manfaat yang luas, khususnya bagi kemajuan pendidikan Kabupaten Sleman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *