Teheran,REDAKSI17.COM – Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Ismail Baghaei menyampaikan pada Minggu (2/8) bahwa Inggris, Bulgaria, dan Ukraina telah meyakinkan pihaknya bahwa mereka tidak akan ikut serta dalam aksi militer terhadap Iran.
“Selama 24 jam terakhir, kami telah berulang kali menerima panggilan telepon dari Inggris, Bulgaria, dan Ukraina yang menyatakan bahwa mereka tidak akan mengambil bagian dalam peperangan melawan Iran,” ujar Baghaei sebagaimana dikutip oleh stasiun penyiaran milik pemerintah Iran, IRIB.
Pada 18 Juni, Pemerintah Iran dan Pemerintah Amerika Serikat (AS) menandatangani sebuah memorandum untuk mengakhiri konflik yang dimulai pada 28 Februari lalu tersebut. Namun, sejak 8 Juli, pasukan AS kembali melancarkan serangkaian serangan ke wilayah Iran.
Komando Pusat AS (CENTCOM) mengklaim bahwa serangan-serangan tersebut merupakan bentuk balasan atas tindakan Iran terhadap kapal-kapal komersial yang melintasi Selat Hormuz.
Pasukan Iran merespons dengan melancarkan serangan balasan ke sejumlah pangkalan militer AS di Timur Tengah. Pemerintah Iran menuduh AS telah melanggar kesepakatan dalam memorandum tersebut.





