Foto: Ilustrasi Selat Hormuz (REUTERS/Stringer).
Jakarta,REDAKSI17.COM – Komando militer Iran kembali menutup Selat Hormuz. Iran mengatakan kapal-kapal yang melanggar akan ditembaki.
Dilansir kantor berita AFP, Kamis (11/6/2026), Iran mereka akan menargetkan kapal apa pun yang melintasi Selat Hormuz. Hal itu, kata Iran, setelah mereka menyerang dua kapal yang mencoba melewati jalur air strategis tersebut.
“Semua lalu lintas kapal melalui Selat Hormuz akan menjadi sasaran,” kata komando Khatam al-Anbiya, menurut kantor berita Tasnim.
Iran menambahkan selat Hormuz saat ini kembali ditutup. Penutupan terjadi setelah Amerika Serikat (AS) menggempur Iran di dekat Selat Hormuz.
“Sepenuhnya tertutup untuk semua jenis kapal,” ujarnya.
Angkatan laut Iran, seperti yang dikutip oleh televisi pemerintah IRIB dan kantor berita Mehr, mengatakan bahwa “dua kapal yang mencoba melewati Selat Hormuz secara ilegal telah terkena serangan”.
Seperti diketahui, AS kembali melancarkan serangan ke Iran. Ledakan terdengar di dekat Selat Hormuz.
Dilansir kantor berita AFP, media Iran melaporkan ledakan di wilayah selatan negara itu dekat Selat Hormuz setelah Washington mengakui telah melakukan serangan defensif. Ledakan terdengar di kota pelabuhan selatan Bandar Abbas, pulau Qeshm, kota Minab dan Sirik.
Sumber-sumber Iran melaporkan adanya serangan proyektil musuh di Qeshm dan kota-kota Kargan dan Sirik.





