Seorang anak laki-laki Syiah Kashmir memegang foto mendiang Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, saat prosesi Muharram di Srinagar, wilayah Kashmir yang dikuasai India, Rabu, 24 Juni 2026. (AP Photo/Dar Yasin)
Teheran,REDAKSI17.COM – Pemerintah Iran akan menutup seluruh wilayah udara di atas Teheran pada Senin (6/7/2026) bertepatan dengan prosesi pemakaman mantan Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei. Selama penutupan berlangsung, seluruh penerbangan dari dan menuju ibu kota dihentikan demi kelancaran upacara kenegaraan.
Kepala Organisasi Penerbangan Sipil Iran, Abuzar Shiroudi, mengatakan tidak ada aktivitas penerbangan yang diizinkan selama prosesi penghormatan terakhir kepada Ali Khamenei.
“Pada hari Senin, selama upacara perpisahan untuk mendiang pemimpin tertinggi revolusi, wilayah udara di atas Teheran akan ditutup sepenuhnya,” kata Shiroudi, seperti dikutip IRIB, Jumat (3/7/2026).
Pemerintah Iran juga memperketat pengamanan di sekitar makam Imam Khomeini, lokasi utama penyelenggaraan upacara kenegaraan.
Direktur Layanan Darurat Universitas Ilmu Kedokteran Teheran, Mohammad Ismail Tavakoli, mengatakan lima pos kesehatan telah didirikan di sekitar kompleks pemakaman. Selain itu, pemerintah menyiapkan rumah sakit cadangan berkapasitas 200 tempat tidur.
Ratusan ambulans dan pos kesehatan bergerak juga disiagakan untuk mengantisipasi keadaan darurat selama prosesi berlangsung.
Menjelang pemakaman, berbagai sudut Kota Teheran dipenuhi foto dan poster Ali Khamenei dari berbagai periode kehidupannya.
Salah satu instalasi yang menarik perhatian menampilkan kepalan tangan kiri Khamenei yang terangkat dengan latar belakang hitam dan merah. Gesture tersebut menjadi simbol khasnya setelah tangan kanan Khamenei mengalami kelumpuhan akibat percobaan pembunuhan pada 1981.
Pemerintah Iran juga tengah membangun monumen berbentuk kepalan tangan di Alun-Alun Enghelab sebagai bentuk penghormatan.
Rangkaian pemakaman Ali Khamenei berlangsung selama enam hari, mulai Sabtu (4/7/2026) hingga Kamis (9/7/2026).
Prosesi diawali di Teheran hingga Senin (6/7/2026), dilanjutkan ke Kota Qom pada Selasa (7/7/2026), kemudian berlanjut ke Najaf dan Karbala, Irak, pada Rabu (8/7/2026). Ali Khamenei dijadwalkan dimakamkan di kota kelahirannya, Mashhad, pada Kamis (9/7/2026).
Upacara kenegaraan di Teheran juga akan dihadiri sejumlah kepala negara dan delegasi asing, termasuk Wakil Ketua Dewan Keamanan Rusia Dmitry Medvedev.
Ali Khamenei dilaporkan tewas dalam serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel di Teheran pada 28 Februari 2026. Setelah itu, putranya, Mojtaba Khamenei, ditetapkan sebagai pemimpin tertinggi Iran yang baru.





