Makassar,REDAKSI17.COM – Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhamad Mardiono dijadwalkan menghadiri pelantikan pengurus baru Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP Provinsi Sulawesi Selatan di Hotel Claro Makassar pada Sabtu, 20 Juni 2026.

“Insyaallah, Pak Ketua Umum hadir pada saat pelantikan nanti. Selain itu, kami sudah mengundang Gubernur, Wali Kota, beserta Forkopimda, sudah kita sebar undangannya,” ujar Ketua DPW PPP Sulsel Ilham Ari Fauzi Amir Uskara usai rapat pemantapan pelantikan di Sekretariatnya, Jalan Sungai Saddang Makassar, Selasa.

Menurut dia, panitia juga mengundang pimpinan dan pengurus organisasi kepemudaan tingkat provinsi serta sejumlah kepala daerah yang diusung PPP pada pilkada sebelumnya.

Beberapa kepala daerah yang diundang antara lain Bupati Takalar Mohammad Firdaus Daeng Manye dan Bupati Sinjai Ratnawati Arif. Selain itu, panitia turut mengundang Bupati Bone atas usulan pengurus DPC PPP setempat.

Ari mengatakan seluruh persiapan pelantikan telah rampung. Kegiatan tersebut dirancang sebagai momentum konsolidasi partai sekaligus penguatan mesin organisasi menuju Pemilu 2029.

Ia menjelaskan pelantikan akan melibatkan unsur generasi muda dengan konsep yang memadukan teknologi dan pertunjukan visual.

“Nanti ada konsep yang melibatkan generasi Z, termasuk sinematografi dan pemanfaatan kecerdasan artifisial dalam rangkaian acara,” ujarnya.

Selain pelantikan pengurus DPW, agenda tersebut juga akan diisi penyerahan surat keputusan kepengurusan kepada pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PPP di sejumlah daerah.

Terkait kepengurusan DPC di Kabupaten Maros, Tana Toraja, dan Toraja Utara, Ari mengatakan proses pembentukan masih berjalan. Khusus Maros, sebagian pengurus lama kembali dilibatkan untuk memperkuat struktur organisasi.

Menurut dia, dinamika politik pasca-Pemilu 2024 turut memengaruhi semangat sebagian kader, terutama di daerah yang tidak memperoleh kursi legislatif.

Sementara itu, kepengurusan di Tana Toraja dan Toraja Utara sebelumnya masih dipimpin pelaksana tugas. Dalam pelantikan mendatang, masing-masing DPC akan diperkuat sekitar 35 pengurus.

Ari menyebut komposisi pengurus yang dilantik memadukan kader lama dan kader baru. Sekitar 30 persen di antaranya merupakan wajah baru, sedangkan enam DPC dipimpin oleh tokoh bergelar doktor.

“Saya berharap kepengurusan di tingkat DPC semakin banyak melibatkan generasi Z dan milenial sebagai bagian dari upaya regenerasi partai,” ucapnya.

Terkait gugatan yang diajukan sejumlah kader PPP, termasuk Ketua DPC PPP Bone Khairul Arman dan Sekretaris DPC PPP Bone Rangga Risaswar terhadap Sekretaris Jenderal DPP PPP Taj Yasin dan Wakil Ketua Umum PPP Agus Suparmanto di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Ari menegaskan hal itu tidak memengaruhi konsolidasi partai di Sulawesi Selatan.

Menurut dia, gugatan tersebut merupakan sikap pribadi kader yang tidak mewakili DPW maupun seluruh DPC PPP di Sulawesi Selatan.

“Di Sulsel, konsolidasi partai tetap berjalan dengan baik. Kami berpedoman pada kepengurusan yang telah mendapatkan pengesahan dari pemerintah,” kata Ari.