
Gunungkidul,REDAKSI17.COM – Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, S.E., M.P., secara resmi mengukuhkan dan melantik Pengurus Persatuan Wanita Olahraga Indonesia (Perwosi) tingkat Kapanewon se-Kabupaten Gunungkidul masa bakti 2026-2030 . Acara yang berlangsung khidmat ini digelar di Bangsal Sewokoprojo, Minggu (7/6/2026), dengan dihadiri oleh sekitar 400 peserta dan tamu undangan.

Dalam sambutannya, Bupati Endah menekankan bahwa pelantikan ini bukan sekadar formalitas organisasi, melainkan langkah strategis dalam pembangunan sumber daya manusia di Gunungkidul. Mengutip pemikiran Bung Karno dalam buku Sarinah, Bupati menyatakan bahwa persoalan perempuan adalah persoalan masyarakat dan negara yang sangat penting.
“Perempuan memiliki peran strategis. Melalui Perwosi, kita tidak hanya mendorong perempuan untuk hidup sehat, tetapi juga menjadi penggerak lahirnya keluarga yang sehat, masyarakat yang kuat, dan generasi yang berkualitas,” tegas Endah di hadapan para pengurus baru.
Bupati juga menyoroti tantangan gaya hidup modern, di mana aktivitas fisik masyarakat menurun akibat penggunaan gawai yang berlebihan. Ia mengajak seluruh pengurus Perwosi untuk aktif mengampanyekan budaya gerak badan guna memerangi kecenderungan “mager” atau malas gerak.
“Bangun tidur sekarang banyak yang langsung memegang HP dan scrolling TikTok hingga berjam-jam. Kita harus kembalikan budaya hidup sehat, karena di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang sehat (mens sana in corpore sano),” lanjutnya.
Guna menyukseskan visi Perwosi, Bupati menginstruksikan para Penewu di seluruh Gunungkidul untuk memberikan dukungan penuh terhadap program-program Perwosi di wilayah masing-masing. Sinergi ini dianggap krusial agar gerakan olahraga dapat menjangkau hingga tingkat kelurahan dan menyasar generasi muda.
Sejalan dengan hal tersebut, Ketua KONI Gunungkidul, Irfan Ratnadi, menyatakan kesiapannya untuk berkolaborasi dengan Perwosi dalam mencetak atlet-atlet perempuan berprestasi yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.


