Beranda / Politik / Legislator PKS Minta Pemerintah Serius Awasi Operasional Truk Di Sumatera Utara

Legislator PKS Minta Pemerintah Serius Awasi Operasional Truk Di Sumatera Utara

    

MEDAN,REDAKSI17.COM – Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Sumatera Utara (Sumut) turut berduka cita atas peristiwa kecelakaan beruntun yang terjadi pada Jum’at (17/7) lalu di depan Rumah Makan Garuda Green Hill Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang. Kecelakaan ini menyisakan duka yang mendalam untuk warga Sumatera Utara, pasalnya empat orang yang harus kehilangan nyawa serta delapan orang lainnya mengalami luka-luka. Kecelakaan yang melibatkan sembilan kenderaan ini bermula saat truk tronton Hino dengan muatan galon air mineral mengalami rem blong saat mengarah ke Kota Medan dan menabrak tujuh kendaraan yang searah didepannya dan satu kenderaan yang berlawanan arah menuju Tanah Karo.

Jumadi yang merupakan Aleg Fraksi PKS turut mengucapkan rasa bela sungkawa terhadap kejadian ini.

“Kami dari Fraksi PKS turut berduka cita atas peristiwa ini,” ungkapnya.

Dirinya juga menyoroti Truk Hino Tronton yang diduga mengalami rem blong sehingga menyebabkan kecelakaan, Jumadi juga menambahkan bahwa kejadian truk rem blong utamanya di jalanan menurun sudah sangat sering terjadi di Sumut

“Kemarin di tanggal 5 Juli kejadian juga di Kota Pinang, Labusel dan juga ada korban jiwa. Hari ini tadi saya dapat kabar kejadian lagi di Sibolangit.“ ucapnya saat diwawancari pada (17/7) di Ruang kerja Fraksi PKS.

Anggota Komisi D tersebut juga meminta kepada Pemerintah agar serius awasi operasional truk truk dengan tonase tinggi agar hal-hal peristiwa seperti tidak terulang kembali, dirinya menjelaskan bahwa setiap dari kita punya tanggung jawab dalam memberikan rasa aman bagi pengemudi truk dan pengguna jalan lainnya.

Jumadi menyebut bahwa ada beberapa aspek yang menjadi hal utama dalam operasional truk yang harus dipenuhi, diantaranya memastikan muatan truk yang tidak Over Load dan Over Dimensi (ODOL). Dirinya menilai timbangan muatan menjadi vital untuk tidak membiarkan truk yang overload melintasi jalanan menurun Sibolangit yang dinilai cukup curam, namun saat ini timbangan kenderaan sering dianggap menjadi sarang pungli untuk itu H. Jumadi meminta pemerintah agar berkomitmen menutup peluang pungli agar fungsi timbangan bisa optimal.

Aspek kedua yang harus diperhatikan ialah kondisi kenderaan, pemilik kenderaan harusnya peduli dengan kondisi kenderaannya dengan melakukan perawatan yang maksimal serta patuh administrasi seperti KIR, Pajak kenderaan, dsb. Aspek ketiga yakni perusahaan memastikan kondisi pengemudi harus dalam keadaan sehat, tidak terpapar alkohol / narkotika, memiliki SIM serta memiliki kemampuan yang baik saat mengemudi dijalur yang terbilang ekstrim di Sumatera Utara.

Jumadi menyebut aspek terakhir ialah pemerintah disarankan mengatur jadwal operasional dan membuka jalur alternatif bagi kenderaan niaga, sebab daerah Sibolangit menjadi akses wisata yang ramai pengunjung utamanya di hari Weekend dan musim liburan tiba.

“Saya juga memahami kondisi para sopir truk yang harus bekerja keras demi efisiensi dan menghidupi keluarganya, banyak juga kita melihat truk truk dengan kondisi memprihatinkan berlalu lalang di Sumatera Utara, untuk itu mari kita bahu membahu memberi rasa aman bagi para pengemudi truk kita dan pengguna jalan yang lain agar peristiwa kecelakaan truk seperti rem blong dan sebagainya tidak terjadi kembali kedepannya,“ tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *