Jakarta,REDAKSI17.COM – Ketua Umum DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhamad Mardiono mengajak para kadernya untuk memulai persiapan Pemilu 2029 sedini mungkin. Hal itu disampaikannya saat membuka Musyawarah Cabang (Muscab) PPP untuk Kota Baubau, Kabupaten Buton, dan Kabupaten Buton Tengah, Provinsi Sulawesi Tenggara, Minggu (12/4) secara virtual.
“Walaupun membuka secara virtual, insyaAllah tidak mengurangi semangat kita semua. Kita harus mulai mempersiapkan tahapan Pemilu 2029 sejak saat ini,” ujar Mardiono, Selasa (14/4/2026).
Mardiono menyatakan, salah satu hal yang menjadi perhatiannya adalah pentingnya kesiapan administrasi kepengurusan, baik di tingkat Dewan Pimpinan Cabang (DPC) maupun Pimpinan Anak Cabang (PAC). Dia menegaskan, hal itu sebagai fondasi utama menghadapi kontestasi politik mendatang.
Dia pun mengajak seluruh kader untuk bekerja secara elektoral dengan target terukur, yakni meningkatkan perolehan suara secara linier dari tingkat DPRD kabupaten/kota, DPRD provinsi, hingga DPR RI.
“Kita jemput kemenangan PPP di setiap TPS pada Pemilu 2029. Target perolehan suara harus berbanding lurus di semua tingkatan, sehingga pada akhirnya kita dapat melampaui parliamentary threshold,” minta dia.
Dia optimistis, Muscab yang dilaksanakan secara serentak di berbagai daerah, termasuk di Provinsi Sulawesi Tenggara, tidak hanya menghasilkan kepengurusan baru, tetapi juga harus mampu melahirkan gagasan dan ide-ide strategis.
“Hal ini sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian ekonomi masyarakat,” seru dia.
Sementara itu, Ketua DPW PPP Sulawesi Tenggara Rachmawati Badalla menyampaikan, pelaksanaan Muscab merupakan bagian dari amanah organisasi sesuai AD/ART partai.
Dia menjelaskan, hingga saat ini DPW PPP Sultra telah melaksanakan Muscab di enam daerah, yakni Kolaka Utara, Kolaka, Kolaka Timur, Konawe, Konawe Selatan, Muna Barat, serta kini mencakup tiga wilayah tambahan dan kemudian wilayah selanjutnya akan segera menyusul.
“Sultra siap terus bergerak dan berjuang. Sebagai partai Islam, kita memiliki semangat untuk mengembalikan kejayaan PPP dan kembali ke Senayan. Ini menjadi impian sekaligus usaha kita bersama,” ujarnya.
Berikutnya, Ketua DPC PPP Baubau yang juga Wali Kota Baubau Yusran Fahim menegaskan, Muscab harus dimaknai lebih dari sekadar agenda rutin atau seremonial.
“Muscab ini adalah momentum sakral dalam perjalanan organisasi. Kita ingin menjadikannya sebagai panggung kebangkitan PPP,” kata Yusran.
Yusran mengakui, perjalanan PPP dalam beberapa tahun terakhir mengalami dinamika pasang surut. Namun, hal tersebut harus dijadikan sebagai bahan evaluasi untuk melompat lebih tinggi ke depan sebagai kunci utama untuk membawa PPP kembali ke Senayan adalah komitmen dan persatuan seluruh kader.
“Mari kita jadikan kekuatan dan keterbatasan sebagai bahan untuk lompat setinggi mungkin. Agar PPP lebih baik ke depan, serta mewujudkan cita-cita bersama,” dia menutup.




