Home / Politik dan Sejarah / RUU Ketenagakerjaan Harus Fokus Peningkatan SDM

RUU Ketenagakerjaan Harus Fokus Peningkatan SDM

JAKARTA,REDAKSI17.COM –  Anggota Komisi IX DPR RI, Nurhadi, menegaskan pentingnya perbaikan kualitas sumber daya manusia (SDM) sebagai kunci utama meningkatkan daya saing tenaga kerja Indonesia.

Menurutnya, persoalan peningkatan kualitas tenaga kerja merupakan isu lama yang hingga kini belum menunjukkan perkembangan signifikan.

“Dari dulu kita bicara bagaimana tenaga kerja Indonesia bisa naik kelas, tapi sampai saat ini belum ada perkembangan,” ujar Nurhadi dalam Rapat Panja RUU Ketenagakerjaan dengan Kadin dan Apindo, di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (14/4/2026).

Ia menilai, arah pembahasan kebijakan saat ini masih belum menyentuh akar persoalan karena terlalu berfokus pada fleksibilitas hubungan kerja, seperti kontrak, outsourcing, dan pemutusan hubungan kerja (PHK).

“Saya belum melihat usulan terkait perbaikan kualitas SDM dan industrialisasi,” tegasnya.

Nurhadi juga menyoroti data ketenagakerjaan yang menunjukkan masih tingginya sektor informal serta ketidaksesuaian antara pendidikan dan pekerjaan tenaga kerja muda.

“Sebanyak 59 persen pekerjaan Indonesia ini di sektor informal, dan 36,6 persen tenaga kerja muda tidak sesuai dengan pendidikannya,” ungkapnya.

Ia mendorong agar perbaikan kualitas SDM dimasukkan secara komprehensif dalam RUU Ketenagakerjaan dengan melibatkan lintas kementerian, seperti Kementerian Ketenagakerjaan dan Kementerian Pendidikan.

“Ini sangat perlu dimasukkan dalam RUU Ketenagakerjaan, sehingga kementerian tidak berjalan sendiri-sendiri,” katanya.

Menurut Nurhadi, langkah tersebut penting untuk menjawab tantangan jangka pendek dan panjang, mulai dari menekan potensi PHK massal hingga meningkatkan kualitas tenaga kerja nasional.

“Jangka pendeknya bisa menekan PHK massal, jangka panjangnya tenaga kerja kita semakin kompeten dan berkualitas,” ujarnya.

Ia optimistis, kebijakan yang tepat akan mendorong masuknya investasi dan membuka lebih banyak peluang kerja berkualitas di Indonesia.

“Ini akan mendorong hadirnya investor, baik dari dalam maupun luar negeri,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *