Sleman,REDAKSI17.COM – Rencana pemindahan Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) ke wilayah Godean, Sleman, menyebabkan kenaikan harga tanah di sekitar lokasi tersebut.
Panewu Godean, Edi Wibowo, mengungkapkan bahwa kenaikan harga tanah sudah mulai terjadi sejak awal 2026. Adapun kenaikan harganya mencapai Rp1 juta per meter untuk tanah yang berlokasi di tepi jalan.
Kenaikan itu menurut Edi terjadi seiring dengan meningkatnya aktivitas jual-beli tanah di sekitar Mapolda DIY yang baru karena dinilai sebagai lokasi yang strategis.
Ia menjelaskan bahwa indikasi tersebut terlihat dari meningkatnya permohonan surat keterangan waris. Berdasarkan komunikasinya dengan sejumlah notaris, tren ini memang berkaitan langsung dengan rencana relokasi Polda.
“Walaupun belum sampai proses pembangunan, tapi dengan meningkatnya pelayanan surat keterangan waris yang kalau kita tanya itu arahnya untuk jual beli bidang tanah peralihan hak. Beberapa notaris yang saya tanya ya kaitannya dengan itu, magnet Polda itu, di area sekitar Polda DIY,” kata Edi ditemui pandangan Jogja di kantornya, Jumat (10/4).
“Kenaikan Rp1 juta itu pasti per meternya kalau di tepi jalan. Dan iya laku, ada yang beli,” lanjutnya.
Menurut Edi, pemindahan Mapolda DIY ke Godean akan semakin mendorong perekonomian di kawasan tersebut. Edi berharap masyarakat setempat dapat memanfaatkan peluang tersebut secara optimal sehingga tak cuma jadi penonton di tengah pertumbuhan ekonomi yang terjadi melalui berbagai usaha.
“Jualan makanan, atau buka laundry, atau buka tempat penitipan kendaraan, itu yang ringan-ringan kalau nanti mau dengan modal yang lebih besar ya buka kos-kosan, terus nanti di situ atau bahkan mau buka rumah, minimarket, dan lain sebagainya,” ujarnya.





