Lampung,REDAKSI17.COM – Partai Persatuan Pembangunan (PPP) mulai memanaskan mesin politik menuju Pemilu mendatang dengan menggelar musyawarah cabang (muscab) di seluruh Indonesia.
Salah satu wilayah yang menggelar Muscab adalah Provinsi Lampung.
Muscab kali ini dihadiri langsung oleh Ketua Umum PPP Muhamad Mardiono, di Hotel Horison Lampung, Minggu (26/4/2026).
Dalam kesempatan itu Mardiono menegaskan, pelaksanaan muscab bukan sekadar agenda internal partai, tetapi menjadi bagian penting untuk menuju persyaratan verifikasi partai politik peserta pemilu.
Mardiono menekankan tidak boleh ada struktur partai yang abai terhadap tahapan ini.
“Setiap partai politik tentu bertujuan mengikuti kontestasi pemilu. Karena itu, seluruh persyaratan harus dipersiapkan sejak dini, termasuk melalui muscab yang telah digelar di beberapa wilayah, salah satunya Lampung,” kata Mardiono.
Menurut dia, muscab menjadi salah satu pintu awal untuk memastikan soliditas struktur partai hingga ke tingkat bawah.
Setelah muscab rampung, akan melanjutkan konsolidasi melalui musyawarah anak cabang di tingkat kecamatan.
Lebih jauh, Mardiono menyebut PPP masih memiliki waktu lebih dari tiga tahun untuk menyusun strategi politik secara matang.
Dia mengaku optimistis, dengan mitigasi sejak awal dan konsolidasi berjenjang, partai berlambang Kabah mampu meningkatkan performa elektoral.
Lampung sendiri dinilai memiliki potensi besar bagi PPP.
Selain basis massa yang kuat dari kalangan nahdiyin, kepemimpinan DPW yang diisi generasi muda juga menjadi modal penting untuk mendongkrak perolehan suara.
“Insya Allah kita akan melakukan mitigasi sejak awal. Kalau seluruh struktur terisi dan solid, kita bisa menguji kesiapan kader menghadapi pemilu. Karena Lampung sendiri memiliki potensi besar dan memang basis PPP,” lanjut Mardiono.
Ia berharap tidak ada lagi daerah pemilihan (dapil) yang kosong dari kursi PPP.
Mardiono menegaskan, sebagai partai berasaskan Islam, PPP harus mampu hadir sebagai representasi umat di parlemen.
“Minimal jangan sampai ada kursi yang kosong. PPP harus bisa mewakili umat,” pungkasnya.





