MAKASSAR,REDAKSI17.COM — Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Sulsel menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) serentak dengan format berbeda dari sebelumnya.
Untuk pertama kalinya, kegiatan konsolidasi internal partai tersebut dilaksanakan secara hybrid, menggabungkan pertemuan langsung dan koneksi virtual dari seluruh DPC kabupaten/kota se-Sulsel, Sabtu, 25 April.
Pembukaan Muscab dipusatkan di Sekretariat DPW PPP Sulsel, Jl Sungai Saddang Lama, Makassar, dan dipandu langsung oleh pengurus DPW.
Model hybrid ini disebut sebagai langkah awal transformasi digital partai dalam memperkuat konsolidasi organisasi di daerah.
Ketua DPW PPP Sulsel, Ilham Ari Fauzi, menegaskan bahwa penggunaan metode hybrid merupakan bagian dari modernisasi tata kelola partai agar lebih efektif dan efisien dalam menjangkau seluruh struktur kepengurusan di daerah.
“Sebagai partai yang pernah berada di Senayan, PPP masih memiliki kekuatan di tingkat kabupaten/kota. Kekuatan itu harus dijaga dalam kepengurusan yang baru,” ujarnya.
Ilham menekankan bahwa Muscab kali ini tidak hanya menjadi forum pergantian kepemimpinan di tingkat DPC, tetapi juga momentum penguatan struktur partai menjelang agenda politik ke depan.
Ia menyebut, PPP harus lolos dua tantangan utama: perolehan suara dan pemenuhan syarat administratif sebagai peserta pemilu.
“PPP ini ujiannya dua kali, bukan hanya soal suara, tetapi juga soal kelengkapan sebagai peserta pemilu. Karena itu struktur di daerah harus siap diverifikasi,” katanya.




