UMBULHARJO,REDAKSI17.COM – Pemerintah Kota Yogyakarta melalui Bagian Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah (Setda) Kota Yogyakarta menggelar pameran foto bertajuk Mozaik Jogja Asri di Grha Budaya Taman Budaya Embung Giwangan pada 8-10 Juni 2026. Pameran itu untuk menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Pemkot Yogyakarta. Pameran menampilkan puluhan karya foto terkait pembangunan, pelayanan dan program kegiatan Pemkot Yogyakarta.

Pameran dibuka oleh Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo dan diikuti jajaran Pemkot Yogyakarta. Menurutnya kegiatan bukan sekadar pameran foto, melainkan sebuah metode penting dalam mendokumentasikan kerja nyata pemerintah agar bisa menjadi literatur. Hasto juga mendorong agar karya-karya foto yang dipamerkan dapat dibukukan lengkap dengan narasinya, sehingga menjadi referensi yang kuat.

Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo memotong untaian bunga membuka pameran foto Mozaik Jogja Asri.

“Ini bagian dari mencatat apa yang dilakukan. Karena kalau mencatat apa yang dilakukan itu bisa menjadi dokumen dan bisa menjadi literatur. Ya harapannya ini menjadi literatur untuk di masa-masa yang akan datang. Mungkin juga referensi bagaimana kegiatan bisa diselenggarakan,” kata Hasto usai membuka dan meninjau pameran foto di Grha Budaya Taman Budaya Embung Giwangan, Senin (8/6/2026).

Pameran juga menjadi media informasi terkait pembangunan, pelayanan dan program kegiatan yang dilaksanakan Pemkot Yogyakarta untuk masyarakat. Termasuk kegiatan Gerakan Jogja Asri. Terlebih di tengah semangat efisiensi anggaran, setiap program kegiatan pemerintah harus berdampak kepada masyarakat.

Hasto melihat foto-foto dari program bedah rumah.

“Sebetulnya ini bagian dari media informasi bahwa yang dilakukan dalam rangka hari ulang tahun dengan tema ASRI memberikan dampak. Berdampak itu menjadi bagian yang ingin kita tunjukkan pada masyarakat. Kita harus sebanyak-banyaknya memberikan dampak ketika kita beraktivitas karena kan kita efisiensi. Jadi, istilahnya apa pun yang kita keluarkan itu mestinya ada hasilnya,” tegas Hasto.

Pameran Mozaik Jogja Asri menampilkan 90 foto. Ada foto tempo dulu sejarah Kantor Pemkot Yogyakarta dari masa ke masa, foto pelayanan publik OPD dan BUMD. Ada juga foto hasil pembangunan tahun 2025 seperti pembangunan di SMPN 10 Yogya dan Kantor UPT Perlindungan Perempuan dan Anak serta foto rencana pembangunan tahun 2026 seperti pembangunan kantor kelurahan. Selain itu kegiatan kerja bakti membersihkan jalan Gerakan Jogja Asri dan foto program bedah rumah.

Hasto melihat foto-foto kegiatan Pemkot Yogyakarta saat menempati Kantor di Sasono Hinggil Kraton Yogyakarta.

Sementara itu Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Setda Pemkot Yogyakarta, Suciati Sah menyampaikan dalam kegiatan pihaknya berupaya menghadirkan dokumentasi visual berbagai capaian pelayanan publik serta gerakan masyarakat yang mencerminkan semangat mewujudkan Yogyakarta yang aman, sehat, resik dan indah (Asri). Seluruh karya diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai proses pembangunan dan pelayanan yang terus dilakukan Pemkot Yogyakarta untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat Kota Yogyakarta.

“Kita ingin menampilkan, menyampaikan dan mempublikasikan kepada masyarakat bahwa yang kita lakukan itu tidak hanya sekadar infrastruktur. Tapi juga pelayanan publik yang dilakukan oleh pemerintah kota mendukung untuk peningkatan, khususnya untuk tagline Jogja Asri,” papar Suci.

Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Setda Pemkot Yogyakarta Suciati Sah saat mendampingi Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo meninjau pameran foto Mozaik Jogja Asri.

Selain pameran foto, juga akan diisi dengan kegiatan workshop terkait dengan teknik pengambilan foto dengan menggunakan gawai atau handphonee yang diikuti oleh siswa SMP Negeri se-Kota Yogyakarta. Kegiatan pameran foto ini akan ditutup pada tanggal 10 Juni dengan acara pengumuman pemenang lomba video pelayanan publik yang sudah dilaksanakan oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Yogyakarta.