Jakarta,REDAKSI17.COM — Dalam rangka memperingati Hari Kartini 2026, Ketua DPP PKS Bidang Perempuan dan Keluarga, Eko Yuliarti Siroj, menegaskan bahwa perempuan memiliki peran strategis sebagai pilar keluarga sekaligus penggerak peradaban bangsa.
Hal tersebut disampaikan dalam acara Sarasehan Tokoh Perempuan dan Dialog Kebangsaan yang digelar di Kantor DPTP PKS, Selasa (21/4/2026).
Menurutnya, momentum Hari Kartini bukan sekadar agenda tahunan, melainkan ruang refleksi untuk menghidupkan kembali harkat dan martabat perempuan dalam kehidupan keluarga dan masyarakat.
Ia mengajak seluruh perempuan Indonesia untuk meneladani semangat perjuangan Raden Ajeng Kartini, yang dinilai tidak hanya relevan dalam konteks sejarah, tetapi juga dalam menghadapi tantangan kehidupan modern.
“Kartini bukan hanya simbol sejarah, tetapi cahaya yang terus menerangi jalan perjuangan perempuan hingga hari ini dalam menuntut ilmu, menjaga kehormatan, dan mengambil peran penting dalam membangun peradaban,” ujarnya.
Menurutnya, perempuan masa kini tidak hanya dituntut untuk hadir dalam berbagai peran, tetapi juga untuk terus bertumbuh menjadi pribadi yang berkualitas dan mampu memperkuat ketahanan keluarga.
Ia menegaskan bahwa kemajuan bangsa sangat bergantung pada kualitas keluarga yang dibangun oleh perempuan yang tangguh dan berdaya.
Ia juga menekankan bahwa nilai-nilai tersebut sejalan dengan ajaran Islam yang memuliakan perempuan sebagai pendidik pertama dan utama bagi generasi, sekaligus penjaga nilai dan akhlak dalam keluarga.
“Semangat Kartini adalah semangat yang hidup yang hadir dalam langkah-langkah kecil keseharian perempuan, saat ia terus belajar, menguatkan keluarganya, dan mengambil bagian dalam kerja-kerja kebaikan untuk negeri,” tambahnya.
Melalui momentum Hari Kartini, PKS berharap perempuan Indonesia semakin percaya diri dalam menjalankan peran strategisnya dalam membangun keluarga yang kuat dan masyarakat yang berdaya.



