Jakarta,REDAKSI17.COM – Harry Kane mengungkapkan kepedihan yang mendalam setelah Inggris gagal ke final Piala Dunia 2026. Begini kata kapten The Three Lions itu!
Inggris vs Argentina berlangsung di Mercedes-Benz Stadium, Atlanta, Kamis (16/7/2026) dini hari WIB. Sempat memimpin 1-0 sampai menit ke-84, Inggris akhirnya kalah 1-2.
Kegagalan ini tak lepas dari gegabahnya pelatih Thomas Tuchel untuk tampil bertahan secara total. Juru taktik asal Jerman itu nekat bermain dengan formasi 5-4-1.
“Saat ini, tak ada kata-kata yang cukup untuk mengatasi rasa hampa di perut ini. Kami sudah dekat, sangat dekat dengan final lainnya, tetapi itu belum cukup. Kami telah memberikan segalanya selama 7 minggu terakhir ini dan kegagalan ini sulit diterima!” tulis Kane di Instagram pribadinya.
“Saya tahu ekspektasi sangat tinggi, dan memang seharusnya begitu; kami telah berusaha selama delapan tahun, tetapi sekali lagi, kami kehilangan kepingan terakhir dari puzzle itu. Di situlah kami perlu merenung, memprosesnya, dan menemukan cara untuk meningkatkan diri. Saya sangat bangga dengan para pemain dan apa yang telah kami tunjukkan sepanjang turnamen ini: beberapa pertandingan sulit dan lingkungan yang menantang telah kami atasi.”
Inggris dalam sejarah Piala Dunia baru satu kali masuk ke final, yang terjadi pada 1966. Saat itu Inggris menjadi tuan rumah dan langsung juara.
“Beberapa kenangan akan tetap bersama kami para pemain, dan saya yakin juga bersama Anda para fans, untuk waktu yang sangat, sangat lama. Mengejar kejayaan tidak selalu berarti Anda akan mencapainya. Anda harus berjuang untuk itu, menerima pukulan, bangkit kembali, dan mencoba lagi, dan itulah yang akan kami lakukan. Tidak ada cara lain selain terus percaya dan terus berjuang.”
“Terima kasih kepada fans yang telah melakukan perjalanan dan menunjukkan dukungan mereka di stadion. Terima kasih kepada setiap fans di rumah yang telah percaya kepada kami. Terima kasih kepada para pemain dan staf atas semua yang telah kalian berikan. Seperti biasa, menang atau kalah, kita belajar dan mencoba lagi,” Kane mengakhiri.





