Presiden Indonesia Prabowo Subianto dan Presiden Rusia Vladimir Putin di EEF. Foto/sputnik A A A
MOSKOW,REDAKSI17.COM – Presiden Indonesia Prabowo Subianto pada hari Kamis (3/9/2026) mengundang Presiden Rusia Vladimir Putin untuk berkunjung ke Indonesia. Undangan itu diungkap saat sidang pleno Eastern Economic Forum (EEF).
“Saya berharap dapat membalas keramahan yang diberikan Rusia kepada saya dan menyambut Presiden Putin serta Anda sekalian di Indonesia,” ujar Prabowo Subianto. Indonesia tidak ingin bergabung dengan aliansi militer mana pun, namun siap bergabung dengan aliansi ekonomi, menurut Presiden Indonesia Prabowo Subianto.
“Indonesia tidak ingin bergabung dengan aliansi militer mana pun, namun kami siap bergabung dengan aliansi ekonomi,” kata Prabowo Subianto. Prabowo menjelaskan, saat ini perdagangan digunakan sebagai senjata, rute pengiriman barang sedang berubah, dan sistem keuangan alternatif diperlukan.
Eurasian Economic Union (EAEU) merupakan contoh kemitraan yang bertujuan mencapai kesejahteraan bagi semua pihak, menurut Prabowo Subianto.
Presiden Indonesia juga menyerukan pembiayaan bersama untuk proyek-proyek strategis dan pelaksanaan nyata dari kesepakatan yang dicapai dalam EEF. Moskow dan Jakarta dapat menjalin kerja sama ekonomi yang sukses, ungkap Presiden Indonesia Prabowo Subianto.
“Perekonomian Indonesia dan Rusia tidaklah identik satu sama lain. Saya yakin justru itulah sebabnya keduanya dapat saling melengkapi,” kata Subianto. Perdagangan antara Rusia dan Indonesia mencapai angka USD5 miliar dan perlu ditingkatkan hingga dua kali lipat, kata presiden.
“Kekuatan satu pihak dapat menjawab kebutuhan pihak lainnya. Ini adalah landasan bagi perdagangan yang adil dan berkelanjutan. Hasilnya sudah terlihat nyata. Tahun lalu, perdagangan bilateral kami mendekati angka 5 miliar dolar AS,” kata presiden.
Ia mengusulkan agar Indonesia dan Rusia menetapkan “tantangan yang jelas” untuk melipatgandakan perdagangan dalam periode peninjauan pertama perjanjian perdagangan bebas antara Indonesia dan Eurasian Economic Union.
Subianto mengajak perusahaan-perusahaan Rusia untuk datang dan beroperasi di Indonesia.
“Saya sampaikan secara langsung kepada pelaku bisnis Rusia: datanglah ke Indonesia, bekerjasamalah dengan kami, berproduksi bersama kami. Mari kita bangun industri bersama, mari kita ciptakan nilai tambah bersama,” ujarnya.
Hal ini akan memungkinkan Indonesia untuk mengakses pasar Eurasia yang lebih luas, tambahnya. EEF berlangsung di Vladivostok pada tanggal 1-4 September. Sputnik merupakan mitra media umum EEF.




