Relawan misi kemanusiaan menuju Gaza asal Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Angga Prasadewa, dilaporkan ditahan militer Israel saat mengikuti pelayaran bantuan internasional di kawasan Mediterania Timur. (Beritasatu.com/m Irwansyah)
Makassar,REDAKSI17.COM – Relawan misi kemanusiaan menuju Gaza asal Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Angga Prasadewa, dilaporkan ditahan militer Israel saat mengikuti pelayaran bantuan internasional di kawasan Mediterania Timur.
Menanggapi kabar tersebut, Badan Pengurus Wilayah Kerukunan Keluarga Luwu Raya Sulawesi Selatan (BPW KKLR Sulsel) mendesak Presiden Prabowo Subianto dan pemerintah pusat segera mengambil langkah diplomatik untuk menyelamatkan warga negara Indonesia (WNI) yang ditahan.
Desakan itu disampaikan melalui pernyataan resmi BPW KKLR Sulsel di Makassar, Rabu (20/5/2026), setelah muncul laporan penahanan sejumlah relawan dan jurnalis Indonesia dalam misi kemanusiaan menuju Gaza.
“BPW KKLR Sulsel menyatakan keprihatinan mendalam sekaligus solidaritas penuh kepada saudara Andi Angga Prasadewa beserta seluruh Warga Negara Indonesia yang mengalami penahanan,” demikian isi pernyataan organisasi tersebut.
Andi Angga diketahui berasal dari Kecamatan Ponrang, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan. Ia tergabung dalam misi Global Sumud Flotilla 2026 yang membawa bantuan kemanusiaan bagi warga Gaza.
Namun, kapal yang ditumpanginya dilaporkan dicegat militer Israel di wilayah Mediterania Timur.
BPW KKLR Sulsel menilai aksi kemanusiaan yang dilakukan Andi Angga bersama para relawan lain merupakan tindakan mulia dan sejalan dengan amanat konstitusi Indonesia terkait perdamaian dunia.
Karena itu, organisasi tersebut meminta Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia bergerak cepat memastikan keselamatan seluruh WNI yang ditahan.
“BPW KKLR Sulsel mendesak Pemerintah Republik Indonesia, khususnya Kementerian Luar Negeri RI, untuk mengambil langkah diplomatik yang cepat, serius, dan terukur,” tulis pernyataan tersebut.
Selain pemerintah pusat, BPW KKLR Sulsel juga meminta Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan memberikan pendampingan moral kepada keluarga Andi Angga di daerah. Pernyataan sikap itu ditandatangani Ketua BPW KKLR Sulsel Hasbi Syamsu Ali dan Sekretaris BPW KKLR Sulsel Asri Tadda.





