
KULON PROGO,REDAKSI17.COM – Tujuh anggota Duta Pancasila Paskibraka Indonesia (DPPI) Kabupaten Kulon Progo periode 2026–2030 resmi dikukuhkan oleh Bupati Kulon Progo untuk menjadi bagian dari wadah pengkaderan calon pemimpin bangsa berkarakter Pancasila. Pengukuhan yang berlangsung di Aula Adikarta, Kompleks Pemkab Kulon Progo, Selasa (6/10/2026), sekaligus menandai terbentuknya DPPI di seluruh kabupaten/kota di Daerah Istimewa Yogyakarta.
Ketua Umum Pelaksana Pusat DPPI, Yuslihayanti, S.T., mengatakan terbentuknya DPPI Kabupaten Kulon Progo melengkapi seluruh kabupaten/kota di DIY yang telah memiliki kepengurusan DPPI. Dengan demikian, DIY menjadi provinsi pertama di Indonesia yang seluruh kabupaten/kotanya telah membentuk dan mengukuhkan DPPI.

“Ini bukan suatu kebetulan. Paskibraka lahir dari Yogyakarta dan DPPI daerah juga pertama kali lahir dari Yogyakarta. Hari ini Kulon Progo menjadi penutup terbentuknya DPPI di seluruh kabupaten/kota di DIY,” ujarnya.
Menurutnya, DPPI merupakan organisasi binaan negara yang dibentuk berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 51 Tahun 2022 terkait Program Paskibraka, serta aturan turunannya, termasuk Peraturan BPIP Nomor 3 Tahun 2022 dan Peraturan Organisasi DPPI Nomor 1 Tahun 2024.
DPPI memiliki visi melakukan pengkaderan calon pemimpin bangsa yang berkarakter Pancasila. Karena itu, para Duta Pancasila diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi terus meningkatkan kompetensi sekaligus mengaktualisasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
“Kalian adalah representasi daerah, duta-duta Pancasila dan calon pemimpin bangsa masa depan. Teruslah mengembangkan diri dan bersinergi dengan pemerintah daerah untuk mendukung program-program yang telah ditetapkan,” pesannya.
Yuslihayanti juga mengajak DPPI Kabupaten Kulon Progo untuk membangun jejaring dengan DPPI di kabupaten/kota maupun provinsi lain di Indonesia. Pertukaran gagasan dan program dinilai menjadi bagian penting agar para anggota DPPI dapat terus berkembang dan memberi manfaat lebih luas.
Sementara itu, Bupati Kulon Progo Dr. R. Agung Setyawan, S.T., M.Sc., M.M. menyambut baik terbentuknya DPPI Kabupaten Kulon Progo. Menurutnya, DPPI menjadi wadah bagi generasi muda untuk terus bertumbuh, mengembangkan potensi, sekaligus melanjutkan nilai-nilai yang telah diperoleh selama menjadi Paskibraka.

“Bisa terpilih menjadi Duta Pancasila itu sesuatu yang luar biasa. Saya berharap anak-anak hebat ini nantinya menjadi pemimpin masa depan, tidak hanya di Kulon Progo, tetapi juga di Yogyakarta, bahkan bisa berkiprah di tingkat nasional,” ujarnya.
Sebagai Purna Paskibraka Indonesia, Bupati mengatakan pengalaman menjadi Paskibraka dapat membentuk karakter disiplin, tanggung jawab, dan keteladanan yang menjadi bekal dalam kehidupan bermasyarakat.
Lebih dari itu, Bupati berpesan agar predikat sebagai Duta Pancasila tidak berhenti pada hafalan, tetapi diwujudkan dalam sikap dan tindakan sehari-hari.
“Saya berharap mereka tidak hanya menghafal Pancasila, tetapi benar-benar menerapkan dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.
Nilai-nilai tersebut diharapkan menjadi pegangan para Duta Pancasila dalam bersikap, berinteraksi, dan mengambil peran di tengah masyarakat, sekaligus menjadi teladan bagi generasi muda lainnya.
Pengukuhan ini menjadi langkah awal bagi DPPI Kabupaten Kulon Progo untuk berkontribusi melalui keteladanan, pengembangan kompetensi, dan sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Kulon Progo maupun berbagai pihak. Di tengah perkembangan digitalisasi dan derasnya arus informasi, para Duta Pancasila diharapkan tetap teguh memegang nilai-nilai Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.
Source: media center


