Beranda / Ekonomi dan Bisnis / Rupiah Bergerak di Rp17.917 saat Tunggu Keputusan BI-Rate

Rupiah Bergerak di Rp17.917 saat Tunggu Keputusan BI-Rate

 

Jakarta,REDAKSI17.COM – Indeks Dolar AS (DXY) bergerak di sekitar 101,18 pada awal perdagangan sesi Asia, setelah bertahan dekat level tertinggi satu pekan. Greenback masih berada dalam tarik-menarik antara permintaan aset safe haven akibat berlanjutnya serangan AS terhadap Iran dan harapan de-eskalasi setelah proposal gencatan senjata selama 10 hari disampaikan kepada Teheran.

Pada akhir perdagangan sesi domestik Selasa, Rupiah ditutup menguat 0,31% ke wilayah Rp17.880 per Dolar AS. Pagi ini, perdagangan offshore menunjukkan pasangan mata uang USD/IDR bergerak di sekitar Rp17.917.

Fokus utama pasar domestik tertuju pada hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (RDG BI) bulan Juli yang dijadwalkan diumumkan sekitar pukul 07:30 GMT (14:30 WIB). Kalender ekonomi mencantumkan konsensus kenaikan BI-Rate sebesar 25 basis poin menjadi 6,00%, disertai peningkatan suku bunga Deposit Facility menjadi 5,00% dan Lending Facility menjadi 6,75%. RDG berlangsung pada 21-22 Juli.

ING memprakirakan BI menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin menjadi 6,00% untuk memperkuat stabilitas Rupiah. Bank tersebut menilai suku bunga yang lebih tinggi dan imbal hasil SRBI yang menarik diperlukan untuk menjaga arus modal asing, terutama ketika kenaikan harga minyak kembali meningkatkan risiko terhadap neraca eksternal Indonesia.

Berbeda dari konsensus, Kepala Ekonom PermataBank Josua Pardede, seperti dikutip Media Indonesia, memprakirakan BI mempertahankan suku bunga di 5,75% dengan komunikasi yang tetap tegas. Ia menilai kenaikan kumulatif 100 basis poin sejak Mei perlu diberi waktu untuk ditransmisikan, sementara peluang pengetatan tambahan tetap terbuka apabila Rupiah kembali mengalami tekanan tajam.

Apabila BI menaikkan suku bunga sesuai konsensus, total pengetatan sejak Mei akan mencapai 125 basis poin dari posisi awal 4,75%. Bank sentral sebelumnya menaikkan BI-Rate sebesar 50 basis poin pada Mei, 25 basis poin melalui keputusan di luar jadwal pada 9 Juni, dan 25 basis poin lagi pada RDG Juni hingga menjadi 5,75%.

Selain keputusan suku bunga, BI dijadwalkan merilis pertumbuhan kredit perbankan bulan Juni. Kredit pada Mei tumbuh 11,51% secara tahunan, meningkat dari 9,98% pada April dan merupakan laju terkuat sejak Juli 2024. Data Juni akan memberikan gambaran mengenai perkembangan intermediasi perbankan setelah akselerasi pada bulan sebelumnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *