Beranda / Politik / Tak Didampingi PSI Hadapi JK, Grace Natalie: Itu Permintaan Saya ke Partai

Tak Didampingi PSI Hadapi JK, Grace Natalie: Itu Permintaan Saya ke Partai

Foto: Sekretaris Dewan Pembina PSI, Grace Natalie. (Taufiq S/detikcom)

Jakarta,REDAKSI17.COM – Grace Natalie buka suara soal sikap Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang tidak memberikan bantuan hukum dalam kasus dugaan pemotongan video ceramah Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla (JK).
Dilansir dari detikNews, sikap partai berlogo gajah itu sebelumnya diungkap Ketua Harian PSI, Ahmad Ali. Grace Natalie mengungkapkan keputusan PSI itu merupakan permintaannya sendiri.

“Saya selaku pendiri partai menginstruksikan kepada Ketua Harian, dalam hal ini Bang Ahmad Ali, agar tidak melibatkan partai,” kata Grace dalam konferensi pers di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Senin (11/5/2026).

“Saya memang meng-upload materi saya di media sosial saya selaku pribadi sebagai warga masyarakat dan saya yakin, saya optimistis bahwa di sana tidak ada pelanggaran hukum jadi tidak ada sangkut pautnya dengan PSI dan normal-normal aja kok pernyataannya gitu,” ujar Grace.

Grace mengaku terbuka untuk berkomunikasi dengan JK. Dia juga mengaku siap mempertanggungjawabkan video tersebut.

“Sebagai warga negara yang baik saya siap untuk mempertanggungjawabkan dan saya optimistis tidak ada pelanggaran hukum di sana,” tutur Grace.

Laporan itu terkait dugaan pemotongan ceramah JK di Masjid Universitas Gadjah Mada (UGM) beberapa waktu lalu. Laporan ini teregistrasi dengan nomor LP/B/185/V/2026/SPKT/BARESKRIM POLRI tertanggal 4 Mei 2026.

“Laporan kepolisian yang kita buat dengan terlapor Saudara Ade Armando, Permadi Arya, dan Grace Natalie sudah diterima oleh kepolisian, dan kita mendapatkan laporan surat tanda terima laporan kepolisiannya,” kata perwakilan LBH Hidayatullah, Syaefullah Hamid, kepada wartawan di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Senin (4/5/2026).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *