Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. (AP Photo/Jacquelyn Martin)
Washington,REDAKSI17.COM – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan gencatan senjata dengan Iran yang telah berlangsung selama lebih dari sebulan berada dalam kondisi kritis. Pernyataan itu muncul setelah Washington menolak tawaran terbaru dari Teheran yang disebut mencakup sejumlah hal penting terkait program nuklir Iran.
“Gencatan senjata berada dalam kondisi kritis. Saya akan menyebutnya yang terlemah saat ini setelah membaca dokumen sampah yang mereka kirimkan kepada kami. Saya bahkan belum selesai membacanya,” kata Trump kepada wartawan di Gedung Putih, dikutip dari AP, Selasa (12/5/2026).
Trump juga mengusulkan penangguhan pajak bensin untuk membantu meredam kenaikan harga bahan bakar akibat perang antara AS dan Iran. Pajak tersebut diketahui menghasilkan lebih dari US$ 23 miliar setiap tahunnya. Sebelumnya, Trump sempat memperkirakan harga minyak dan gas akan segera turun setelah konflik dengan Iran berakhir.
Reaksi keras Trump terhadap respons Iran atas proposal AS memicu lonjakan harga minyak dunia. Kondisi ini sekaligus menghancurkan harapan tercapainya kesepakatan dalam waktu dekat untuk membuka kembali Selat Hormuz bagi pelayaran komersial.
Mengutip laporan France 24, Trump mengecam balasan Iran tersebut sebagai hal yang sama sekali tidak dapat diterima. Ia menegaskan Amerika akan meraih kemenangan penuh atas Iran.





