Washington,REDAKSI17.COM – Presiden Donald Trump pada Senin mengatakan bahwa Ukraina dan Rusia telah sepakat untuk tidak menyerang infrastruktur energi satu sama lain, sehari setelah ia menyebut serangan Ukraina terhadap fasilitas diesel Rusia telah menyebabkan kelangkaan bahan bakar tersebut. Pernyataan Trump muncul di tengah harga diesel Amerika Serikat yang mencapai rekor tertinggi.
“Ukraina telah sepakat untuk tidak menyerang target energi Rusia. Rusia pun telah sepakat untuk melakukan hal yang sama! Kenaikan harga diesel dunia sebagian besar disebabkan oleh Perang Rusia/Ukraina, bukan Iran,” tulis presiden AS tersebut di platform Truth Social miliknya.
Trump pada Minggu lalu mengatakan kepada para wartawan bahwa ia telah berbicara dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengenai penghentian serangan terhadap “bahan bakar diesel di Rusia.”
Dalam beberapa bulan terakhir, Ukraina telah meningkatkan serangan drone terhadap kilang minyak dan infrastruktur energi Rusia, yang pada gilirannya menyebabkan produksi bahan bakar negara tersebut menurun. Reuters awal bulan ini melaporkan bahwa Rusia telah menurunkan proyeksi produksi minyaknya untuk tahun 2026 ke level terendah dalam 17 tahun akibat konflik dengan Ukraina, mengutip draf perkiraan pemerintah.
Rusia juga kerap menyerang infrastruktur energi Ukraina. Perang antara kedua negara kini telah berlangsung lebih dari empat tahun sejak Rusia pertama kali menginvasi Ukraina melalui darat, laut, dan udara pada akhir Februari 2022.
Upaya untuk membawa kedua negara ke meja perundingan belum berhasil sejak perang dimulai. Trump menyebut bahwa Zelenskyy dan Presiden Rusia Vladimir Putin saling “membenci” satu sama lain.
“Jika mitra kami siap memastikan bahwa Rusia benar-benar menahan diri dari serangan terhadap sistem kelistrikan kami, fasilitas energi lainnya, infrastruktur penting, dan jalur pasokan pangan, maka tentu saja kami siap untuk memastikan penghentian serangan kami yang setara,” kata Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy di media sosial pada Senin.
“Perang harus diakhiri. Dan langkah de-eskalasi terkait infrastruktur penting bisa menjadi langkah pertama menuju perdamaian. Kami menunggu hal-hal yang konkret dari mitra kami,” tambahnya.
Di Amerika Serikat, rata-rata harga diesel nasional melampaui $6 per galon untuk pertama kalinya dalam sejarah pekan lalu, menurut GasBuddy. Berdasarkan data AAA, harga diesel AS berada di rekor tertinggi sebesar $6,2301 per galon pada Senin. Sementara itu, kontrak berjangka minyak mentah Brent, patokan minyak global, telah melonjak hampir 79% sejak awal tahun, terutama dipicu oleh konflik di Timur Tengah.





