Yogyakarta,REDAKSI17.COM – Wakil Gubernur DIY, KGPAA Paku Alam X mengingatkan pentingnya merawat persatuan dan kedamaian di tengah kehidupan masyarakat. Pesan tersebut disampaikan Sri Paduka saat melepas rombongan 57 bhikkhu Indonesia Walk for Peace (IWFP) 2026 di Bangsal Kepatihan Pura Pakualaman, Selasa (26/05). Rombongan bhikkhu tersebut dijadwalkan melanjutkan perjalanan menuju Klenteng Haonkyong, Muntilan, pada Rabu (27/05) sebagai bagian dari rangkaian perjalanan damai IWFP 2026.
Dalam sambutannya, Wakil Gubernur DIY, KGPAA Paku Alam X menjelaskan, perjalanan panjang para bhikku dalam IWFP 2026 ini menjadi pengingat bahwa perdamaian merupakan jalan yang harus ditempuh bersama. Kedamaian hanya dapat dicapai dengan mendalami setiap langkah yang telah dilalui secara seksama, serta melihat sesama manusia sebagai saudara sebangsa.
“Hari ini kita tidak hanya melepas sebuah perjalanan menuju etapa akhir, kita sedang menyaksikan sebuah laku yang berbicara lebih dalam daripada kata-kata. Laku berjalan, laku menahan diri, dan laku merawat harapan,” tutur Sri Paduka.
Sri Paduka menambahkan, DIY selama ini telah menjadi ruang budaya yang teguh menjaga keseimbangan antara tradisi dan perkembangan zaman, serta antara iman dan pengetahuan. Karena itu, seiring dengan perjalanan para bhikkhu menuju garis akhir, dipandang sebagai pengingat bahwa perjalanan manusia sejatinya harus dapat membawa pendewasaan batin.
Lebih lanjut Sri Paduka mengungkapkan, “walk” bukan sekadar berarti berjalan, melainkan bahasa batin yang mengajak masyarakat untuk terus merawat dan memperpanjang napas persatuan. Hal tersebut menjadi pengingat bahwa kedamaian sejatinya akan terbentuk, dengan ketekunan dalam membangun rasa saling percaya.
“Semoga kedamaian menyertai setiap langkah Semoga kebajikan tumbuh di setiap hati Dan Indonesia senantiasa menjadi rumah bersama Yang tentram, adil, dan bermartabat,” tutup Sri Paduka.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Panitia IWFP 2026 DIY, Adhiviryo Alex Fernando menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Daerah DIY beserta segenap jajaran yang telah mencurahkan tenaga dan dukungannya dalam menyambut, mengawal, serta menyukseskan pelaksanaan IWFP 2026 di DIY. Menurutnya, sambutan hangat yang diberikan DIY kepada para bhikkhu yang datang untuk pertama kalinya meninggalkan kesan yang luar biasa.
“Sekali lagi kami mengucapkan terima kasih semoga menjadikan timbunan karma baik bagi kita semua,” jelasnya.
Lebih lanjut, Romo Adhi berharap IWFP 2026 dapat membawa kedamaian dan kemakmuran bagi DIY, sekaligus menjauhkan daerah tersebut dari berbagai ancaman malapetaka maupun bencana. “Semoga dengan adanya Indonesia Walk For Peace ini membawa kedamaian bagi kita semua dan semoga Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta semakin maju dan makmur dijawabkan dari segala malapetaka dan bencana,” ujarnya.
Humas Pemda DIY





