
Gunungkidul,REDAKSI17.COM – Pemerintah Kabupaten Gunungkidul mempertegas komitmennya dalam menjaga kelestarian lingkungan melalui aksi nyata di lapangan. Pada Jumat pagi, (17/7/2026), Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih memimpin langsung Apel Korve Kolaborasi Gerakan Jumat Bersih yang dipusatkan di bantaran Kali Kepek, utara Kantor Sekretariat Daerah Gunungkidul.
Kegiatan yang dimulai pukul 07.00 WIB ini menjadi ajang sinergi lintas sektor. Hadir dalam acara tersebut jajaran Forkopimda termasuk Kapolres Gunungkidul dan Komandan Kodim 0730/Gunungkidul, Sekretaris Daerah, jajaran Pimpinan Perangkat Daerah, BUMD, hingga unsur Forkopimkap Kapanewon Wonosari dan Pemerintah Kalurahan Kepek.

Dalam sambutannya, Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih menekankan bahwa kehadiran berbagai elemen mulai dari TNI/Polri, aparatur pemerintah, pelajar, hingga masyarakat merupakan bukti nyata kekuatan kebersamaan dalam menjaga Bumi Handayani. Ia menjelaskan bahwa aksi membersihkan sungai memiliki nilai strategis dalam upaya adaptasi dan mitigasi dampak perubahan iklim.
“Menjaga kebersihan sungai adalah bagian krusial dari upaya kita mencegah bencana banjir di wilayah ini, sekaligus mendukung sepenuhnya Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah),” ujar Bupati di hadapan para peserta apel.
Lebih lanjut, Bupati mengingatkan bahwa membangun daerah yang bersih tidak hanya soal teknis, tetapi juga membangun mentalitas masyarakat. Mengutip pesan Bung Karno, ia menekankan pentingnya membangun “jiwa bangsa” yang disiplin, cinta tanah air, dan bertanggung jawab terhadap lingkungan.
Semangat Gotong Royong ditegaskan sebagai pilar utama dalam pengerahan tenaga secara total demi kepentingan umum, “Mari kita bekerja dengan semangat baja. Sebagaimana pepatah pahlawan kita, ‘Rawe-rawe rantas, malang-malang putung!’ demi tegaknya kedaulatan dan kebersihan bumi kita,” tegasnya.
Acara secara resmi dibuka dengan pembacaan basmalah oleh Bupati, yang menandai dimulainya aksi korve massal di sepanjang aliran Kali Kepek. Gerakan ini diharapkan tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat solidaritas dan kesadaran kolektif masyarakat akan pentingnya sungai yang bersih untuk kehidupan yang lebih sehat.
Melalui kolaborasi ini, Pemerintah Kabupaten Gunungkidul berharap target Gunungkidul Bebas Sampah dapat segera terwujud melalui aksi-aksi rutin yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat.


