Beranda / Olahraga / Ogura Tampil Dominan di Sirkuit TT Assen

Ogura Tampil Dominan di Sirkuit TT Assen

Foto: REUTERS/Omar Havana

Jakarta,REDAKSI17.COM – Kemenangan Ai Ogura di MotoGP Belanda 2026 turut memunculkan pembahasan tersendiri mengenai gaya riding pebalap Trackhouse Aprilia itu. Ada Jorge Martin dan Raul Fernandez yang heran dengan gaya balap Ogura!
Ogura tampil dominan di Sirkuit TT Assen, Minggu (28/6/2026), untuk meraih kemenangan perdana di kelas premier. Setelah memperbaiki performa saat kualifikasi, pebalap Jepang itu mampu memaksimalkan keunggulan ritmenya di akhir balapan.

Sebelumnya, Ogura sering tampil cepat pada lap-lap terakhir, tetapi sulit bersaing karena memulai balapan dari posisi yang kurang menguntungkan. Di Assen, ia akhirnya start dari baris depan.

Sempat turun ke posisi keempat pada lap-lap awal, Ogura perlahan mengejar Jorge Martin dan Raul Fernandez sebelum mengambil alih pimpinan balapan enam lap menjelang finis. Ia akhirnya menang dengan keunggulan hampir dua detik, meski sempat mengalami gangguan pada perangkat ride-height device motornya.

Raul Fernandez menjadi orang pertama yang mengungkap keunikan teknik membalap rekan setimnya tersebut. Menurut Fernandez, gaya membalap Ogura sangat berbeda dibanding pebalap MotoGP lainnya dan kemungkinan menjadi salah satu alasan mengapa ia selalu kuat pada akhir balapan.

“Melihat Ai mengendarai motor itu cukup aneh karena gaya membalap yang dia gunakan benar-benar berbeda dengan kami semua,” kata Fernandez seperti dilansir Crash.net.

“Mungkin karena itulah dia sangat kuat pada bagian akhir balapan. Dari data yang kami lihat, performanya terus meningkat lap demi lap.”

Fernandez pun mengingatkan para rival agar mulai mewaspadai Ogura dalam perebutan gelar juara dunia. “Jadi, hati-hati dengannya dalam perebutan gelar juara!” ujarnya.

Jorge Martin yang kini memimpin klasemen MotoGP 2026 juga dibuat takjub. Menurut pebalap Aprilia Racing itu, posisi tubuh Ogura terlihat sangat ekstrem sehingga dari belakang tampak seperti hampir terjatuh di setiap tikungan.

“Pertama-tama saya harus mengucapkan selamat kepada Ai,” kata Martin.

Ia mengatakan performa seluruh motor Aprilia sebenarnya sangat berdekatan. Jarak di antara mereka di lintasan, relatif berdekatan. Di sinilah Martin memantau gaya Ogura.

“Ketika mengikuti Ai, rasanya sangat aneh karena dia terlihat seperti mau jatuh di setiap tikungan!” ujarnya.

Martin menjelaskan posisi tubuh Ogura sangat rendah, sementara motornya justru tetap relatif tegak saat menikung. Gaya itu tampaknya bikin Martin kikuk!

“Tubuh bagian atasnya benar-benar sangat rendah, tetapi motornya justru tetap tegak. Saya jadi kesulitan mengikutinya karena setiap kali melihatnya, saya merasa dia akan jatuh. Namun ternyata dia tetap bisa berbelok dan melaju seperti biasa.”

Martin menduga teknik tersebut menjadi salah satu rahasia Ogura menjaga kondisi ban hingga akhir balapan. “Mungkin itu sebabnya dia sangat cepat pada beberapa lap terakhir. Saya akan mencoba melakukannya juga,” ucap juara dunia bertahan MotoGP tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *