
SLEMAN,REDAKSI17.COM – Pemerintah Kabupaten Sleman melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) sukses menggelar babak final Lomba Band Antar Pelajar SMA, SMK, dan MA Sederajat se-Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dalam rangkaian kegiatan FESTAPORA #2 Tahun 2026, Sabtu (17/10/2026) malam.
Acara puncak yang berlangsung meriah di Atrium Rama Sleman City Hall (SCH) tersebut dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, yang sekaligus menyampaikan pengarahan dan menyerahkan trofi kejuaraan secara langsung kepada para pemenang di atas panggung.
Dalam laporannya di hadapan Wakil Bupati Sleman, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Sleman, Heru Saptono, menyampaikan bahwa penyelenggaraan lomba band ini dilatarbelakangi oleh komitmen Dispora Sleman untuk menyediakan wadah kegiatan yang tepat dan sesuai dengan minat generasi muda (Gen Z) dalam menyalurkan aspirasi serta kreativitas mereka.
Ajang FESTAPORA #2 ini diikuti oleh sebanyak 13 grup band pelajar dari berbagai wilayah di DIY. Setelah melalui proses kualifikasi, sebanyak 6 grup band terbaik berhasil melenggang ke babak final yang digelar pada malam puncak tersebut.
Heru Saptono menjelaskan bahwa persebaran peserta yang masuk ke babak final relatif merata dari seluruh wilayah DIY, yaitu tiga grup band berasal dari Kabupaten Sleman, dua grup band dari Kota Yogyakarta, dan satu grup band dari Kabupaten Gunungkidul.
“Sebenarnya terdapat pula minat yang tinggi dari grup band sekolah di wilayah Jawa Tengah, di mana ada dua grup band yang sempat mendaftar, namun untuk edisi tahun ini kami masih membatasi kepesertaan khusus untuk wilayah DIY,” ujarnya.
Berdasarkan hasil penilaian Dewan Juri pada babak final FESTAPORA #2, puncak acara juga diwarnai dengan pengumuman para peraih kejuaraan serta penghargaan individu terbaik. Keluar sebagai Juara I adalah grup band Ruang Tunggu dari SMA Budi Mulia Dua, disusul oleh Just Le Mount dari SMAN 2 Sleman sebagai Juara II, dan Muharmony dari SMA Muhammadiyah 2 di posisi Juara III.
Sementara itu, predikat Harapan I diraih oleh After School dari SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta, Harapan II diraih oleh Stemist dari SMK Negeri 2 Depok Sleman, serta kategori Band Favorit pilihan penonton yang jatuh kepada Moedja Band dari SMA Muhammadiyah Al Mujahidin Wonosari. Selain itu, apresiasi khusus bagi musisi terbaik individu juga diberikan kepada Arkana sebagai Vokalis Terbaik sekaligus Gitaris Terbaik bersama Imam, serta Alif sebagai Drummer Terbaik dari Ruang Tunggu SMA Budi Mulia Dua, serta Adib sebagai Bassist Terbaik dan Kelvin sebagai Keyboardist Terbaik dari Just Le Mount SMAN 2 Sleman.
Sementara itu, Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa dalam sambutannya mengapresiasi kinerja Dispora Sleman serta seluruh panitia yang telah berhasil menyelesaikan rangkaian FESTAPORA #2. Danang menyoroti bahwa anak-anak muda pada usia SMA sederajat memiliki energi yang sangat besar, sehingga apabila tidak diberikan ruang dan wadah kegiatan yang positif, dikhawatirkan energi tersebut teralihkan ke hal-hal yang negatif.
Panggung Lomba Band FESTAPORA #2 dipandang bukan sekadar ajang kompetisi musik, melainkan bentuk apresiasi dan pemberian panggung nyata bagi talenta-talenta muda untuk menampilkan kemampuan terbaik mereka.
“Saya berpesan kepada para peserta agar gelar kemenangan tidak dirayakan dengan euforia yang berlebihan, melainkan dijadikan pemantik semangat untuk terus berkreasi dan mengasah kemampuan di dunia musik, khususnya di Kabupaten Sleman,” tandas Danang.
Mengingat banyaknya grup musik dari Jogja dan Sleman yang berhasil menembus industri musik tingkat nasional, ia berharap para pelajar yang tampil pada ajang ini dapat menjadi generasi penerus grup band ternama melalui kedisiplinan berlatih dan menjaga kekompakan. Ia pun menekankan agar musik tidak hanya dianggap sebagai hobi semata, melainkan sebagai karya seni yang dihayati dan mampu menghasilkan prestasi bagi anak-anak muda.





