
KULON PROGO,REDAKSI17.COM — Pemerintah Kabupaten Kulon Progo melalui Dinas Pariwisata menggelar agenda Familiarization Trip(Fam Trip) Explore Kulon Progo di Mahaloka Resto, Kalurahan Kembang, Kapanewon Nanggulan Jumat (6/11/2026). Kegiatan yang berlangsung selama satu hari penuh tersebut melibatkan 21 pegiat media sosial asal Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) serta Jawa Tengah guna memperluas jangkauan promosi destinasi wisata daerah.
Rangkaian Fam Trip dirancang untuk memperkenalkan potensi wisata unggulan Kulon Progo secara menyeluruh, mencakup kawasan pegunungan, sentra kriya, ekowisata perairan, hingga wilayah pesisir pantai.
Rangkaian Perjalanan dan Destinasi
Perjalanan diawali dari Kantor Dinas Pariwisata Kulon Progo menuju Perbukitan Banjarasri untuk mencoba atraksi Paragliding Adventure. Di lokasi tersebut, para peserta menyaksikan keindahan lanskap Perbukitan Menoreh langsung dari ketinggian.
Perjalanan berlanjut ke kawasan Pronosutan untuk beristirahat dan makan siang di Mahaloka Resto. Seusai santap siang, rombongan mendatangi sentra kerajinan serat alam di Tanjungharjo untuk mengamati langsung proses pembuatan kriya berbasis bahan lokal.

Memasuki sore hari, peserta menjelajahi kejernihan perairan alami di Ekowisata Sungai Mudal. Alur perjalanan berakhir di Pantai Glagah untuk menikmati pemandangan matahari terbenam (golden sunset).
Wakil Bupati Kulon Progo, Ambar Purwoko, mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan ini. Pejabat yang berpengalaman di dunia media tersebut menekankan pentingnya strategi publikasi yang terencana dan konsisten.

“Strategi publikasi ini harus kita atur dengan baik. Jangan hari ini dirilis semua, lalu setelah itu hilang tanpa bekas. Publikasi harus dibuat berkesinambungan agar setiap hari ada informasi baru yang tayang. Tujuannya agar masyarakat terus mendapat pembaruan mengenai pariwisata Kulon Progo,” ujar Ambar saat memberikan sambutan.
Ambar menambahkan, pemberitaan positif mengenai potensi daerah tidak hanya memperkuat citra (branding) pariwisata, tetapi juga memberikan dampak ekonomi langsung bagi pedagang lokal, pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), hingga penyedia jasa akomodasi di Kulon Progo.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kulon Progo, Sutarman, menjelaskan bahwa rute Fam Trip sengaja dirancang untuk merangkum keragaman geografis daerah secara utuh, mulai dari area pegunungan hingga pesisir.
“Di tengah keterbatasan anggaran daerah, kegiatan ini tetap kami prioritaskan. Kami berharap kehadiran rekan-rekan media dan pegiat sosial ini dapat memperluas jangkauan publikasi, sehingga pariwisata Kulon Progo semakin berkembang dan menjadi tujuan utama wisatawan pada musim liburan mendatang,” pungkas Sutarman .
Source: media center





