31 Tahun 6 Bulan Mengabdi, Endah Dwi Dinyastuti Purna Tugas dari Pemkot Yogya

Umbulharjo,REDAKSI17.COM-Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo didampingi Wakil Wali Kota Yogyakarta Wawan Harmawan bersama jajaran karyawan Pemerintah Kota Yogyakarta melepas Kepala Bagian Umum dan Protokol Kota Yogyakarta, Endah Dwi Dinyastuti, yang memasuki masa purna tugas.

Acara pelepasan tersebut berlangsung di Ruang Bima, Kompleks Balai Kota Yogyakarta, Senin (31/8/2026). Momen tersebut menjadi bentuk apresiasi sekaligus penghormatan atas dedikasi dan pengabdian Endah Dwi Dinyastuti selama lebih dari tiga dekade menjalankan tugas sebagai aparatur Pemerintah Kota Yogyakarta.

Terhitung mulai 1 September 2026, Endah resmi memasuki masa purna tugas setelah mengabdikan diri di lingkungan Pemerintah Kota Yogyakarta selama 31 tahun 6 bulan.

Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas pengabdian Endah di lingkungan Pemerintah Kota Yogyakarta. Menurutnya, masa pengabdian yang panjang tersebut merupakan bukti komitmen dan loyalitas dalam menjalankan amanah sebagai aparatur pemerintah.

Hasto menilai, perjalanan panjang Endah selama menjadi bagian dari Pemkot Yogyakarta tentu telah memberikan banyak kontribusi bagi organisasi.

“Pengabdian selama 31 tahun 6 bulan tentu bukan waktu yang singkat. Ini merupakan perjalanan panjang yang penuh dengan pengalaman, dedikasi, dan kontribusi untuk Pemerintah Kota Yogyakarta. Atas nama Pemerintah Kota Yogyakarta, saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya atas pengabdian yang telah diberikan,” ujarnya.

Hasto juga berharap masa purna tugas dapat menjadi babak baru yang membahagiakan bagi Endah.

“Setelah puluhan tahun menjalankan tugas kedinasan, saya berharap Bu Endah dapat menikmati waktu bersama keluarga dan menjalani berbagai aktivitas yang selama ini mungkin belum dapat dilakukan secara optimal,” katanya.

Menurut Hasto, purna tugas bukan berarti berakhirnya hubungan dengan Pemerintah Kota Yogyakarta. Silaturahmi dan komunikasi dengan keluarga besar Pemkot Yogyakarta diharapkan tetap terjaga.

“Purna tugas bukan berarti berhenti mengabdi dalam arti yang lebih luas. Pengalaman dan nilai-nilai yang selama ini dimiliki tetap dapat menjadi inspirasi bagi generasi berikutnya. Kami selalu berdia agar Bu Endah tetap sehat, bahagia, dan terus menjaga silaturahmi dengan keluarga besar Pemerintah Kota Yogyakarta,” tambahnya.

Pada kesempatan tersebut Hasto juga menekankan pentingnya regenerasi di lingkungan pemerintahan. Aparatur yang memasuki masa purna tugas telah memberikan ruang bagi generasi berikutnya untuk melanjutkan estafet pengabdian, dengan membawa semangat dan pengalaman yang telah diwariskan oleh para senior.

Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo didampingi Wakil Wali Kota Yogyakarta Wawan Harmawan bersama jajaran karyawan Pemerintah Kota Yogyakarta melepas Kepala Bagian Umum dan Protokol Kota Yogyakarta, Endah Dwi Dinyastuti, yang memasuki masa purna tugas.

Sementara itu, Endah Dwi Dinyastuti mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas kesempatan yang telah diberikan kepadanya untuk mengabdikan diri di Pemerintah Kota Yogyakarta selama 31 tahun 6 bulan.

 

Menurutnya, perjalanan panjang tersebut menjadi bagian yang sangat berarti dalam kehidupannya, karena selama menjalankan tugas ia tidak hanya mendapatkan pengalaman dalam pekerjaan, tetapi juga bertemu dan bekerja bersama banyak orang yang menjadi bagian dari perjalanan pengabdiannya.

 

“Selama 31 tahun 6 bulan saya mengabdi di Pemerintah Kota Yogyakarta, tentu banyak sekali pengalaman yang saya dapatkan. Ada suka dan duka, ada tantangan, tetapi semuanya menjadi bagian dari perjalanan yang sangat berarti bagi saya. Saya bersyukur pernah menjadi bagian dari keluarga besar Pemerintah Kota Yogyakarta,” ungkap Endah.

 

Endah juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pimpinan, rekan kerja, serta jajaran Pemerintah Kota Yogyakarta yang selama ini telah memberikan dukungan dan kerja sama selama dirinya menjalankan tugas.

 

Ia menyadari bahwa berbagai capaian selama masa pengabdiannya tidak terlepas dari dukungan dan kebersamaan dengan seluruh rekan kerja.

 

“Terima kasih kepada seluruh pimpinan dan teman-teman yang selama ini sudah bersama-sama membantu dan mendukung saya. Kalau selama menjalankan tugas ada kesalahan, kekurangan, maupun hal-hal yang kurang berkenan, saya mohon maaf sebesar-besarnya,” tuturnya.