Home / Politik dan Sejarah / Dua Srikandi Pimpin Golkar Sulut dan Maluku Utara, Terpilih Aklamasi di Hadapan Ketum Bahlil Lahadalia

Dua Srikandi Pimpin Golkar Sulut dan Maluku Utara, Terpilih Aklamasi di Hadapan Ketum Bahlil Lahadalia

  
Dua Srikandi Pimpin Golkar Sulut dan Maluku Utara

Jakarta,REDAKSI17.COM – Partai Golkar kembali menunjukkan kekuatan konsolidasi dan soliditas organisasi di tingkat daerah. Dua srikandi terbaik Golkar resmi memimpin Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I di kawasan timur Indonesia, yakni Michaela Elsiana Paruntu sebagai Ketua DPD I Partai Golkar Provinsi Sulawesi Utara dan Alien Mus sebagai Ketua DPD I Partai Golkar Provinsi Maluku Utara.

Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Provinsi Sulawesi Utara dilaksanakan di Manado pada Sabtu, 11 April 2026. Dalam forum tersebut, Michaela Elsiana Paruntu terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPD I Golkar Sulawesi Utara.

Sementara itu, Musda Partai Golkar Provinsi Maluku Utara digelar di Ternate pada Minggu, 12 April 2026. Dalam Musda tersebut, Alien Mus kembali dipercaya memimpin Golkar Maluku Utara untuk ketiga kalinya, juga melalui mekanisme aklamasi.

Keputusan aklamasi di dua daerah ini mencerminkan kuatnya dukungan kader serta soliditas internal Partai Golkar dalam menentukan arah kepemimpinan ke depan.

Kedua figur perempuan ini dinilai mampu memperkuat mesin partai serta mendorong kerja-kerja politik yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, secara langsung menghadiri seluruh rangkaian Musda di kedua provinsi tersebut. Kehadiran Ketua Umum menjadi simbol komitmen kuat dalam memastikan proses kaderisasi dan konsolidasi partai berjalan solid dan demokratis.

Bahlil menegaskan bahwa Musda bukan sekadar forum pemilihan, melainkan momentum strategis untuk memperkuat konsolidasi, mempercepat kerja-kerja politik, serta mempersiapkan kemenangan Partai Golkar di masa mendatang.

Dengan terpilihnya Michaela Elsiana Paruntu dan Alien Mus, Partai Golkar semakin menegaskan komitmennya dalam memberikan ruang kepemimpinan kepada perempuan, sekaligus memperkuat peran srikandi dalam pembangunan politik nasional.

Kepemimpinan keduanya diharapkan mampu membawa Golkar semakin dekat dengan masyarakat serta menjadi motor penggerak pembangunan daerah yang berkelanjutan di Sulawesi Utara dan Maluku Utara.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *