
Gunungkidul,REDAKSI17.COM– Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Kabupaten Gunungkidul menyelenggarakan kegiatan pengajian rutin, syawalan, sekaligus acara pamitan bagi anggota Korpri yang akan menunaikan ibadah haji tahun 2026. Acara yang dihadiri sekitar 500 anggota ini dilaksanakan di Bangsal Sewokoprojo dengan mengusung konsep kerakyatan, Rabu, (15/4/2026).
Ketua Panitia, Chairul Agus Mantara, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk penguatan mental dan spiritual anggota Korpri. Menariknya, panitia menyajikan konsep “angkringan” dalam acara tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap program prioritas pemerintah daerah dalam memberdayakan UMKM.
Selain itu, tema khusus yang diangkat dalam pengajian kali ini adalah “Zakat bagi ASN” dengan menghadirkan Ustaz Haji Muhammad Isa sebagai penceramah.
Pelepasan 70 Jemaah Calon Haji ASN
Dalam kesempatan tersebut, tercatat sebanyak 70 anggota Korpri Gunungkidul akan berangkat menunaikan ibadah haji pada tahun 2026. Para jemaah tersebut berasal dari berbagai profesi, mulai dari Kepala Dinas, dokter, perawat, pengawas sekolah, hingga guru.
Suprapto, selaku perwakilan jemaah calon haji, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Pemerintah Kabupaten Gunungkidul atas izin cuti dan dukungan yang diberikan. Suprapto juga memohon doa restu agar seluruh jemaah diberikan kelancaran, kesehatan, dan dapat kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur.
Zakat sebagai Instrumen Keadilan Sosial
Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, dalam sambutannya menekankan pentingnya zakat penghasilan bagi para ASN. Bupati menyatakan bahwa zakat bukan sekadar kewajiban agama, melainkan instrumen penting untuk mewujudkan kesejahteraan dan keadilan sosial bagi masyarakat.
Bupati juga mengutip pesan inspiratif dari proklamator Bung Karno yang menyatakan bahwa “Tuhan bersemayam di gubuknya si miskin”. Ungkapan ini digunakan untuk mengingatkan para ASN bahwa pengabdian kepada Tuhan tidak dapat dipisahkan dari pengabdian kepada sesama manusia, terutama rakyat kecil yang membutuhkan bantuan.
“Mari kita jadikan zakat sebagai gaya hidup ASN yang islami, inspiratif, dan penuh empati,” ujar Bupati dalam arahannya. Bupati juga berharap agar seluruh ASN terus kompak dalam mengabdi dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Gunungkidul.
Acara ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan para jemaah haji dan kelancaran tugas para ASN di lapangan dalam membangun daerah.


