
Jakarta,REDAKSI17.COM – Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Abdul Wachid, menegaskan komitmennya mempercepat penanganan persoalan sosial, keagamaan, dan kebencanaan di Jawa Tengah. Hal itu disampaikan usai kunjungan kerja reses Komisi VIII di Kantor Gubernur Jawa Tengah, Semarang, Rabu (22/4/2026).
Dalam pertemuan dengan Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen, Komisi VIII menyerap berbagai aspirasi, mulai dari penanganan bencana, hunian sementara, hingga masalah sanitasi dan rumah tidak layak huni (RTLH).
Wachid menyebut, sejumlah wilayah seperti Tegal dan Semarang masih membutuhkan penanganan cepat akibat tanah bergerak dan krisis hunian. Aspirasi tersebut akan dibawa ke pemerintah pusat dan dikoordinasikan dengan BNPB.
“Kami tidak ingin masyarakat menunggu terlalu lama. Percepatan hunian sementara akan kami dorong,” ujarnya.
Selain itu, Komisi VIII juga menyoroti program sanitasi dan RTLH yang belum optimal, serta mendorong percepatan proyek pengendalian banjir di Sayung.
Di sektor keagamaan, DPR mengusulkan penambahan embarkasi haji baru di Jawa Tengah untuk mengurangi beban Solo, dengan opsi lokasi di Kendal, Kaliwungu, atau Semarang.
Kunjungan ini sekaligus menjadi bentuk pengawasan program APBN, dengan komitmen memperjuangkan seluruh aspirasi agar kehadiran negara benar-benar dirasakan masyarakat.




