LAMONGAN,REDAKSI17.COM – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Lamongan, Jawa Timur (Jatim), menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) sebagai agenda rutin lima tahunan untuk menyiapkan kepengurusan baru periode 2026-2031, Rabu (29/4/2026).
Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam menentukan arah kepemimpinan partai di tingkat kabupaten, sekaligus melanjutkan estafet kepengurusan dari periode sebelumnya.
Dalam prosesnya, pemilihan dilakukan melalui penunjukan tim formatur yang melibatkan unsur Pimpinan Anak Cabang (PAC), DPC, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW), hingga Dewan Pimpinan Pusat (DPP).
Ketua DPW PPP Jatim, Arif Winarko, yang turut mengawal jalannya Muscab, mengatakan tim formatur bertugas menyusun struktur kepengurusan baru, termasuk menentukan figur ketua DPC PPP Lamongan.
“Penentuan calon ketua sepenuhnya digali dari bawah. PAC dan DPC diharapkan mampu merumuskan sendiri siapa sosok yang memiliki kemauan dan kemampuan untuk memimpin,” ujarnya.
Arif menegaskan, bahwa DPW tidak akan melakukan intervensi dalam proses pemilihan ketua.
Mekanisme yang digunakan tetap mengedepankan prinsip bottom-up, di mana aspirasi berasal dari tingkat bawah, khususnya PAC dan DPC.
- Penentuan ketua berasal dari aspirasi PAC dan DPC
- DPW tidak melakukan intervensi
- Tim formatur menyusun struktur kepengurusan
Menurutnya, sejumlah kader internal maupun masyarakat Lamongan memiliki minat untuk maju sebagai kandidat ketua.
Arif menegaskan, sosok ketua yang diharapkan adalah figur dengan visi besar serta mampu membawa PPP semakin berkembang ke depan.
“Tentu sosok yang diinginkan adalah mereka yang mempunyai mimpi besar dan visi besar dalam rangka membesarkan PPP ke depan. Pesan saya kepada formatur, harus mampu merangkul semua elemen masyarakat di Kabupaten Lamongan,” katanya.
Selain itu, tim formatur diimbau menyusun kepengurusan yang inklusif dan mampu merangkul seluruh elemen masyarakat.
Sebagai partai yang dikenal sebagai warisan ulama, PPP juga mendorong keterlibatan kalangan pondok pesantren serta organisasi kemahasiswaan seperti Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII).
Keberagaman latar belakang dalam kepengurusan, diharapkan menjadi kekuatan dalam membangun soliditas partai serta memperluas basis dukungan.
Melalui Muscab ini, DPC PPP Lamongan optimistis dapat melahirkan kepemimpinan baru yang mampu membawa partai semakin maju, sekaligus berkontribusi bagi pembangunan daerah.




