UMBULHARJO,REDAKSI17.COM – Pemerintah Kota Yogyakarta menyalurkan bantuan hewan kurban berupa 8 ekor sapi dan 5 ekor kambing kepada masyarakat Kota Yogyakarta, khususnya warga yang berada di kawasan bantaran sungai. Bantuan tersebut diberikan dalam rangka perayaan Idul Adha 1447 Hijriah.
Bantuan hewan kurban berasal dari berbagai pihak, mulai dari Presiden Republik Indonesia, Gubernur DIY, BUMD, hingga jajaran Pemerintah Kota Yogyakarta.
Serah terima bantuan hewan kurban dilakukan secara simbolis dan diterima langsung oleh Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, di Grha Pandawa Balaikota Yogyakarta, Selasa (26/5). Dalam kesempatan tersebut, Hasto menyampaikan apresiasi atas dukungan berbagai pihak dalam pelaksanaan kurban tahun ini.

Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo saat menyerahkan bantuan dari Gubernur DIY 1 ekor sapi.

Adapun bantuan hewan kurban yang disalurkan terdiri dari bantuan Presiden Republik Indonesia sebanyak 1 ekor sapi berbobot sekitar 1 ton, bantuan Gubernur DIY 1 ekor sapi berbobot 800 kilogram, bantuan PT Bank BPD DIY Cabang Senopati 1 ekor sapi, bantuan PT BPR Bank Jogja (Persero) 1 ekor sapi, bantuan Perumda PDAM Tirtamarta Kota Yogyakarta 1 ekor sapi, bantuan PT Jogjatama Vishesha (XT Square) 1 ekor kambing, serta bantuan dari Wali Kota dan Wakil Wali Kota Yogyakarta berupa 2 ekor sapi dan 4 ekor kambing.
Bantuan kemasyarakatan Presiden RI berupa sapi seberat 1.000 kilogram akan diserahkan kepada Takmir Masjid Keramat Al-Islam Gemblakan Bawah, Suryatmajan, Danurejan. Sementara bantuan Gubernur DIY akan diberikan kepada Masjid Al-Barokah Kleben, Pakuncen, Wirobrajan.
Hasto mengatakan, bantuan hewan kurban tersebut merupakan wujud kepedulian, kebersamaan, dan semangat berbagi kepada masyarakat. Tahun ini, Pemkot Yogyakarta juga memberikan perhatian khusus kepada masyarakat yang tinggal di kawasan bantaran sungai.

“Pesannya khusus untuk kesejahteraan masyarakat bantaran sungai. Selain berbagi dengan anak yatim dan kaum duafa, juga untuk menumbuhkan solidaritas, empati, dan gotong royong dalam menjaga kebersihan serta keberlanjutan kawasan sungai sebagai urat nadi kota,” ujarnya.
Ia menambahkan, selain bantuan hewan kurban, Pemkot Yogyakarta juga akan menerima tambahan bantuan daging kurban dari Keluarga Kagama Gadjah Mada (KKGMA) yang nantinya akan dibagikan kepada masyarakat.
“Harapannya dari tahun ke tahun semakin meriah untuk memberikan contoh syiar kurban yang kita lakukan di Kota Yogyakarta,” katanya.
Hasto menambahkan, sebagian besar proses penyembelihan hewan kurban akan dilakukan di Rumah Potong Hewan (RPH) agar lebih terjamin standar kesehatan dan keamanannya. Setelah dipotong, daging kurban akan dibagikan ke wilayah-wilayah prioritas yang dinilai masih membutuhkan, terutama kawasan bantaran sungai dan masyarakat dengan kondisi ekonomi menengah ke bawah.

Suasana kegiatan Serah terima bantuan hewan kurban dilakukan secara simbolis dan diterima langsung oleh Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, di Grha Pandawa Balaikota Yogyakarta, Selasa (26/5).

“Sapi dari Presiden, Gubernur, maupun bantuan lainnya dialokasikan ke daerah-daerah yang memang sangat memerlukan,” imbuhnya.
Sementara itu, Ketua Takmir Masjid Keramat Al Islam Gemblakan Bawah, Hasto Pribadi, mengatakan proses penyembelihan sapi bantuan Presiden RI akan dilakukan di RPH Kota Yogyakarta. “Karena lebih terjamin, aman, dan efektif,” ujarnya.
Ia menyebutkan, daging kurban nantinya akan dibagikan kepada jamaah Masjid Al-Islam Kramat Kulon Bawah dan warga sekitar. Jumlah warga di kawasan tersebut mencapai lebih dari seribu orang.
Menurutnya, bantuan sapi kurban dari Presiden RI sangat membantu masyarakat di tengah kondisi ekonomi yang cukup sulit serta menurunnya jumlah sohibul kurban dibanding tahun sebelumnya.

“Dengan adanya bantuan Presiden ini bisa lebih merata dan tercukupi. Tambahan daging kurban ini sangat bermanfaat bagi jamaah dan masyarakat sekitar,” katanya.
Tambahnya, untuk pelaksanaan kurban tahun ini, Masjid Keramat Al Islam Gemblakan Bawah rencananya akan menyembelih dua ekor sapi dan sejumlah kambing, termasuk sapi bantuan Presiden RI dengan bobot mencapai sekitar 1 ton.