Yogyakarta,REDAKSI17.COM – Pemerintah Pusat melalui Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) secara resmi menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) se-Jawa dan Bali pada Kamis, 4 Juni 2026. Pertemuan strategis yang berlangsung di Kota Yogyakarta ini bertujuan memperkuat sinergi pimpinan daerah dalam menjaga kerukunan, keamanan, dan ketertiban umum di wilayah yang menjadi jantung populasi Indonesia.
Agenda inti Rakor dilaksanakan di Gedhong Pracimasana, Kompleks Kepatihan.Rakor ini merupakan sarana strategis bagi Forkopimda dari 7 provinsi, 93 kabupaten, dan 35 kota termasuk Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih yang juga turut hadir untuk bertukar informasi dan gagasan guna meningkatkan efektivitas pemerintahan.
Pentingnya koordinasi di wilayah Jawa dan Bali sangat ditekankan mengingat area ini menampung 163,7 juta jiwa atau setara dengan 56,50% penduduk Indonesia, meskipun luas wilayahnya hanya mencakup 7,31% dari total luas nasional.
Dalam arahannya, Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian menekankan lima aspek kunci peran pemerintah pusat dalam penguatan sinergitas daerah.
“Fokus utama meliputi Penyelarasan kebijakan untuk menjamin konsistensi regulasi pusat dan daerah, kemudian Integrasi perencanaan dan penganggaran agar program daerah tepat sasaran, serta Kolaborasi lintas sektor dalam penyelesaian isu strategis bersama.” ujar Tito.
Selain itu juga dilakukan optimalisasi pengawasan untuk memastikan akuntabilitas pelaksanaan kebijakan.Sementara itu, Menko Polkam Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago memberikan atensi pada stabilitas politik dan keamanan di tengah situasi dunia yang kompleks atau polycrisis. Beliau mengingatkan Forkopimda untuk mewaspadai ancaman di ruang digital seperti disinformasi, hoaks, dan ujaran kebencian.
“Kita juga menelusur potensi kebocoran kekayaan nasional yang diperkirakan mencapai Rp2.800 triliun per tahun akibat korupsi dan persoalan perpajakan.” tutur Menko Polkam.
Meski menghadapi tantangan berat, pemerintah mengapresiasi capaian pertumbuhan ekonomi Indonesia pada Kuartal I-2026 yang mencapai 5,61%, menempatkan Indonesia di posisi teratas dalam daftar pertumbuhan ekonomi negara-negara G20.
Sebagai penutup rangkaian kegiatan koordinasi, pemerintah akan menyelenggarakan malam “Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026”. Acara ini merupakan bentuk penghargaan bagi daerah yang berhasil mengelola tantangan pembangunan seperti penanggulangan kemiskinan, penurunan stunting, dan pengendalian inflasi secara efektif. Malam penganugerahan ini akan disiarkan secara langsung di Metro TV pada pukul 19.00 – 21.00 WIB.
Melalui Rakor ini, diharapkan tercipta deteksi dini dan respons cepat terhadap potensi gangguan keamanan serta konflik sosial, guna mendukung terwujudnya Indonesia Maju melalui tata kelola pemerintahan yang terkoordinasi dan responsif.




