Beranda / Politik / Posisi Jokowi Saat Ini Lemah

Posisi Jokowi Saat Ini Lemah

Jakarta,REDAKSI17.COM – Pengamat politik sekaligus Direktur Eksekutif Lingkar Madani (LIMA), Ray Rangkuti, menilai posisi politik Presiden ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) mulai melemah karena ditinggalkan sejumlah tokoh dan partai, termasuk Prabowo Subianto serta Partai Golongan Karya (Golkar).
Ray menyebut hubungan Jokowi dengan Prabowo mulai mengalami keretakan sejak sekitar tujuh bulan terakhir. Menurutnya, sikap Prabowo yang memilih tidak banyak merespons berbagai isu yang menyeret Jokowi menjadi salah satu indikator perubahan hubungan tersebut.
“Ini retak menuju terbelah. Pak Prabowo tarik ulur terus, dan sekarang lebih banyak dilepas,” kata Ray Rangkuti, dikutip dari kanal YouTube Hendri Satrio, Sabtu (18/7).
Ia mencontohkan kasus dugaan ijazah Jokowi yang tidak mendapat tanggapan dari Prabowo. Selain itu, Ray juga menyinggung proses penahanan Roy Suryo dan dokter Tifa oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), yang menurutnya kemudian berakhir dengan pelepasan setelah perkara dilimpahkan ke Kejaksaan.
Ray juga menilai Ketua Umum Partai Golongan Karya (Golkar), Bahlil Lahadalia, mulai membangun citra politik sendiri. Menurutnya, fenomena Bahlil yang menarik perhatian masyarakat menyerupai gaya Jokowi saat menyapa warga.
“Golkar yang Jokowi menempatkan orangnya menjadi ketua umum sekarang, juga mulai beralih,” tuturnya.
Selain itu, Ray mengaitkan kondisi tersebut dengan dinamika politik sejak Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. Ia menilai Jokowi kini berupaya menjaga pengaruh politiknya menjelang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2029 agar putranya, Gibran Rakabuming Raka, tetap memiliki peluang sebagai calon wakil presiden.
“Karena itu, dia safari politik untuk meningkatkan popularitasnya, supaya Gibran tetap dilirik,” ucapnya.

Tampilkan lebih sedikit

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *