Umbulharjo,REDAKSI17.COM – Pemerintah Kota Yogyakarta berkolaborasi dengan Gojek memberikan pelatihan kepada 500 mitra pengemudi untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman mengenai berbagai potensi wisata di Yogyakarta.
Kegiatan yang berlangsung di Gaia Cosmo, Selasa (23/6/2026), tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sektor pariwisata melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia yang berinteraksi langsung dengan wisatawan.
Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo, menyampaikan mitra Gojek memiliki peran penting dalam kehidupan masyarakat serta menjadi salah satu pihak yang perlu mendapatkan perhatian dari pemerintah.
“Saya selalu ingin ikut terlibat bagaimana dinamika kehidupan mitra Gojek. Karena saya percaya teman-teman yang menjadi mitra Gojek itu penting untuk mendapatkan perhatian dari pemerintahan,” ujar Hasto.
Menurutnya, kerja sama antara Pemerintah Kota Yogyakarta dan Gojek tidak hanya berhenti pada program pelatihan wisata. Sebelumnya, Pemkot Yogyakarta juga telah memberikan layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi para mitra pengemudi.
“Kemarin kami juga memberikan pemeriksaan kesehatan gratis kepada mitra Gojek. Kami akan bekerja sama untuk berbagai kegiatan yang ada guna memberikan layanan, baik kepada masyarakat maupun kepada mitra-mitra Gojek. Saya kira itu dari saya dan selamat sukses untuk program Jalan Jajan,” katanya.
Kepala Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta Lucia Daning Krisnawati, mengapresiasi inisiatif Gojek dalam meningkatkan kapasitas para mitra pengemudi sebagai bagian dari ekosistem pariwisata.
“Ada skill yang harus dikembangkan untuk kemanfaatan stakeholder yang lain, yaitu promosi dan komunikasi terkait destinasi-destinasi wisata. Ketika customer yang datang ternyata wisatawan, itu menjadi pintu pertama untuk menyampaikan informasi terkait pariwisata,” jelas Daning.
Ia menambahkan, Kota Yogyakarta tidak hanya memiliki destinasi wisata fisik atau tangible, tapi juga kekayaan atraksi budaya dan berbagai agenda yang tercantum dalam kalender event wisata.
Sementara itu Head Regional Sales Gojek Jawa Tengah dan DIY Arfiansyah Arfi, menjelaskan pelatihan tersebut bagian dari penguatan kampanye Jalan Jajan yang ada di aplikasi Gojek.
Ia menuturkan, wisatawan yang datang ke Yogyakarta sering kali menjadikan mitra pengemudi sebagai sumber informasi pertama mengenai destinasi wisata, kuliner, pusat oleh-oleh, hingga berbagai agenda budaya yang sedang berlangsung.
“Kami sadar kampanye Jalan Jajan ini sangat penting di aplikasi. Oleh sebab itu, kami perkuat dengan pelatihan sadar wisata kepada teman-teman mitra driver. Banyak wisatawan yang ketika datang ke Yogyakarta, orang pertama yang mereka temui adalah mitra driver,” ungkap Arfi.