Yogyakarta,REDAKSI17.COM – Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) DIY menggelar jalan sehat yang dirangkaikan dengan Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) pada Jumat (26/06) pagi. Kegiatan yang akan dilaksanakan secara rutin setiap hari Jumat ini merupakan bagian dari upaya membudayakan pola hidup sehat sekaligus menjaga kebersihan lingkungan.
Dalam kegiatan tersebut, para ASN melakukan aksi bersih-bersih di kawasan Taman Perwira Lembah Code. Kepala Dinas Kominfo DIY, Hari Edi Tri Wahyu Nugroho, mengatakan Gerakan Indonesia ASRI merupakan kebijakan pemerintah yang bersifat berkelanjutan dan sejalan dengan arah kebijakan Pemerintah Daerah DIY. Menurutnya, gerakan tersebut menjadi bentuk dukungan birokrasi dalam mengimplementasikan program pemerintah yang menjawab kebutuhan masyarakat.
“Gerakan Indonesia ASRI merupakan gerakan yang berkelanjutan. Kami sebagai bagian dari pemerintah daerah mendukung kebijakan pemerintah pusat yang juga selaras dengan kebutuhan di daerah. Ini menjadi salah satu bentuk implementasi kebijakan tersebut,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan ini juga terlaksana melalui kolaborasi dengan Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian (Kominfosan) Kota Yogyakarta serta PWI DIY. Kolaborasi tersebut diharapkan semakin memperkuat sinergi antarlembaga sekaligus mempererat semangat kebersamaan dalam mewujudkan lingkungan yang aman, sehat, resik, dan indah.
Lebih lanjut, Wahyu mengatakan, Gerakan Indonesia ASRI di lingkungan Dinas Kominfo DIY dilaksanakan secara rutin setiap pekan, yakni setiap Selasa dan Jumat. Pada hari Selasa, kegiatan difokuskan pada kebersihan lingkungan internal kantor, sedangkan pada hari Jumat kegiatan diperluas ke lingkungan sekitar kantor sesuai pembagian wilayah yang telah ditetapkan.
“Yang utama adalah lingkungan di sekitar kantor. Kami memiliki tanggung jawab sosial dan moral untuk ikut menjaga kebersihan lingkungan sekitar tempat kami bekerja,” jelasnya.
Wahyu juga mengajak masyarakat untuk terus mempertahankan budaya gotong royong yang telah mengakar dalam kehidupan masyarakat DIY. Menurutnya, semangat kebersamaan tersebut perlu terus dijaga melalui gerakan yang dilakukan secara berkelanjutan, baik oleh masyarakat maupun aparatur pemerintah.
“Masyarakat DIY sudah memiliki budaya guyub dan gotong royong yang sangat kuat. Pemerintah melalui Gerakan ASRI ini ingin terus mendukung dan menyokong semangat tersebut, baik melalui kegiatan internal pada hari Selasa maupun kegiatan di lingkungan sekitar kantor setiap hari Jumat,” katanya.
Pada kesempatan tersebut, Wahyu juga menyinggung momentum Hari Anti Narkotika Nasional yang diperingati pada hari yang sama serta Hari Keluarga Nasional yang akan diperingati pada 29 Juni mendatang. Menyambut peringatan Harganas yang mengusung tema Ayah Wajib Hadir, ia menekankan bahwa kehadiran ayah dan ibu memiliki peran yang sama penting dalam membangun ekosistem perlindungan anak, termasuk di ruang digital, sejalan dengan berbagai kebijakan pemerintah terkait perlindungan anak.
Sementara itu, dalam rangka memperingati Hari Anti Narkotika Nasional, Wahyu mengajak generasi muda untuk menjauhi penyalahgunaan narkoba dengan membiasakan pola hidup sehat, aktif berolahraga, bergabung dalam komunitas yang positif, serta mengakses konten-konten yang bermanfaat. “Jangan sekali-kali mendekati narkoba. Bentuklah kebiasaan hidup sehat melalui olahraga, bergabung dengan komunitas yang positif, dan mengakses konten-konten yang positif agar terhindar dari hal-hal yang merugikan,” pungkasnya.
Humas Pemda DIY





