Gunungkidul,REDAKSI17.COM – Pemerintah Kabupaten Gunungkidul menggelar nonton bareng (nobar) seri ke-10 Moto3 Belanda di Bangsal Sewokoprojo, Minggu (28/6/2026), sebagai bentuk dukungan kepada pembalap muda kebanggaan daerah, Veda Ega Pratama. Ratusan masyarakat bersama Endah Subekti Kuntariningsih, jajaran kepala perangkat daerah, serta komunitas otomotif turut hadir memberikan semangat sepanjang jalannya balapan.
Suasana nobar berlangsung meriah sejak balapan dimulai. Veda yang memulai balapan dari posisi ketujuh (P7) sempat menunjukkan performa impresif. Setelah sempat turun ke posisi kesembilan pada akhir lap pertama, pembalap berusia 17 tahun tersebut mampu memperbaiki catatan waktunya hingga menembus posisi lima pada lap ketiga, kemudian naik ke posisi tiga sebelum akhirnya berhasil merebut posisi kedua usai menyalip Maximo Quiles pada lap keempat.

Harapan masyarakat Gunungkidul semakin besar ketika Veda terlibat persaingan ketat memperebutkan posisi terdepan bersama David Almansa. Namun, persaingan sengit membuat posisinya kembali turun setelah disalip beberapa pembalap.
Memasuki lap kedelapan, perjuangan Veda harus terhenti setelah mengalami insiden crash yang membuat motornya tergelincir dan tidak dapat melanjutkan balapan. Meski gagal menyelesaikan seri Moto3 Belanda di Sirkuit Assen, penampilan Veda tetap mendapat apresiasi dan dukungan penuh dari masyarakat yang menyaksikan bersama di Bangsal Sewokoprojo.
Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, menyampaikan bahwa hasil balapan bukanlah akhir dari perjalanan seorang atlet. Menurutnya, perjuangan dan semangat yang telah ditunjukkan Veda selama balapan menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Gunungkidul.
“Untuk Veda, tetap semangat. Yang penting jaga kesehatan, jaga kondisi fisik. Seluruh warga Gunungkidul akan senantiasa mendoakan, mendukung, dan akan tetap bangga dengan Veda Ega Pratama, putra Gunungkidul yang mendunia. Jangan patah semangat, persiapkan diri, tunjukkan bahwa Veda mampu melewatinya,” ujar Bupati.
Bupati menambahkan, Pemerintah Kabupaten Gunungkidul akan terus memberikan dukungan moral kepada Veda dalam setiap perjuangannya di ajang balap dunia. Ia berharap pengalaman pada seri Moto3 Belanda menjadi pelajaran berharga untuk tampil lebih kuat pada seri-seri berikutnya.

Kegiatan nobar yang digelar Pemkab Gunungkidul tidak hanya menjadi ajang menyaksikan balapan bersama, tetapi juga menjadi wujud kebersamaan masyarakat dalam mendukung putra daerah yang mengharumkan nama Gunungkidul di kancah internasional. Semangat dan doa yang mengalir dari kampung halaman diharapkan menjadi motivasi bagi Veda untuk segera bangkit dan kembali meraih prestasi pada putaran-putaran Moto3 selanjutnya.


