Beranda / Daerah / 43 Pendonor Darah 50 Kali Terima Penghargaan, Wabup Gunungkidul: Setetes Darah adalah Napas Kehidupan

43 Pendonor Darah 50 Kali Terima Penghargaan, Wabup Gunungkidul: Setetes Darah adalah Napas Kehidupan

Gunungkidul,REDAKSI17.COM – Sebanyak 43 pendonor darah sukarela yang telah mendonorkan darahnya sebanyak 50 kali menerima penghargaan dari Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Gunungkidul. Penghargaan tersebut diserahkan oleh Wakil Bupati Gunungkidul, Joko Parwoto, dalam peringatan Hari Donor Darah Sedunia Tahun 2026 yang digelar di Bangsal Sewokoprojo, Jumat (17/7/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bentuk penghormatan atas dedikasi para pendonor yang secara konsisten menyumbangkan darahnya selama bertahun-tahun demi menyelamatkan sesama. Selain dihadiri jajaran PMI, acara juga diikuti para pendonor, relawan, serta tamu undangan dari berbagai unsur.

Ketua PMI Kabupaten Gunungkidul, Sunyoto, mengatakan penghargaan tersebut merupakan wujud apresiasi kepada para pendonor yang telah menunjukkan kepedulian tanpa pamrih terhadap kemanusiaan.

“Para pendonor darah sukarela adalah fondasi utama dalam menjaga ketersediaan darah bagi masyarakat yang membutuhkan. Meskipun sering kali tidak saling mengenal dengan penerima donor, jasa mereka telah menyelamatkan banyak nyawa,” ujarnya.
Ia berharap semangat donor darah terus tumbuh di tengah masyarakat dan menjadi bagian dari gaya hidup sehat sekaligus bentuk kepedulian sosial yang nyata.

Dalam sambutan Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih yang dibacakan Wakil Bupati Joko Parwoto, disampaikan bahwa penghargaan kepada 43 pendonor yang telah mendonorkan darah sebanyak 50 kali merupakan momentum yang sarat makna kemanusiaan.

Mengusung tema Hari Donor Darah Sedunia 2026, “One Drop of Humanity. Give Blood. Save Lives”, setiap tetes darah yang disumbangkan tidak hanya menjadi bantuan medis, tetapi juga simbol cinta kasih, harapan, dan kepedulian kepada sesama.
“Setiap tetes darah yang bapak dan ibu berikan bukan sekadar cairan biologis, melainkan wujud nyata dari cinta kasih dan harapan bagi sesama manusia yang sedang berjuang menyambung hidup. Bapak dan ibu adalah pahlawan tanpa tanda jasa di zaman modern ini,” demikian kutipan sambutan Bupati.

Menurutnya, kebiasaan mendonorkan darah secara rutin merupakan bentuk nyata pengamalan nilai kemanusiaan sekaligus pengabdian kepada bangsa.

Pemerintah Kabupaten Gunungkidul berharap dedikasi para pendonor mampu menginspirasi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menumbuhkan semangat solidaritas melalui donor darah sukarela.

Sementara itu, Ketua PMI DIY, Gusti Bendara Pangeran Harya Prabukusumo, memberikan apresiasi tinggi kepada para pendonor darah sukarela di Gunungkidul. Menurutnya, mereka adalah pahlawan kehidupan yang telah menunjukkan konsistensi luar biasa selama lebih dari satu dekade dalam membantu sesama.

Ia menegaskan, selain menyelamatkan nyawa penerima donor, kegiatan donor darah secara rutin juga menjadi indikator bahwa pendonor menjaga kondisi kesehatannya dengan baik. Karena itu, para pendonor diharapkan menjadi duta donor darah di lingkungan masing-masing agar semakin banyak masyarakat yang tergerak mendonorkan darahnya sehingga ketersediaan stok darah tetap terjaga.
Pada kesempatan tersebut, perwakilan pendonor penerima penghargaan, Agus Mantara, mengaku tidak pernah membayangkan akan menerima apresiasi atas kebiasaan yang selama ini dijalankannya.

Menurutnya, donor darah bukan sekadar membantu orang lain, tetapi juga menjadi investasi kesehatan karena setiap kali mendonor kondisi tubuh dapat dipantau secara berkala.

“Donor darah adalah sedekah yang sangat berharga. Selain menjaga kesehatan diri sendiri, kita juga berkesempatan menyelamatkan nyawa orang lain. Saya berharap semakin banyak masyarakat yang menjadikan donor darah sebagai gaya hidup,” ujarnya.

Melalui peringatan Hari Donor Darah Sedunia 2026 ini, PMI berharap semangat kemanusiaan terus tumbuh di tengah masyarakat. Kehadiran para pendonor darah sukarela dinilai menjadi bukti bahwa kepedulian sosial mampu menghadirkan harapan dan kehidupan bagi banyak orang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *