
Jakarta,REDAKSI17.COM – Anggota Komisi I DPR RI, Sabam Rajagukguk, menegaskan pentingnya pengamanan yang terukur dan responsif di wilayah perbatasan Indonesia-Timor Leste. Menurutnya, implementasi kebijakan good neighbour policy atau kebijakan bertetangga baik harus diiringi dengan perlindungan maksimal terhadap masyarakat yang tinggal di kawasan perbatasan.
Hal itu disampaikan Sabam saat mengikuti Kunjungan Kerja Reses Komisi I DPR RI di Markas Kodam IX/Udayana, Denpasar, Bali, Jumat (24/7/2026). Kunjungan tersebut membahas penguatan pertahanan wilayah perbatasan sekaligus kesiapan pembentukan Kodam baru.
Sabam mengapresiasi hubungan baik yang telah terjalin antara masyarakat di kedua sisi perbatasan. Namun, ia mengingatkan bahwa aparat harus sigap bertindak apabila muncul situasi yang berpotensi mengganggu rasa aman warga Indonesia.
“Kita menghargai kesepakatan antar tokoh masyarakat di perbatasan yang memanfaatkan wilayah secara bersama-sama dalam semangat persaudaraan. Namun, jika ada dinamika di lapangan yang berpotensi mengganggu keamanan warga kita, TNI harus hadir memberikan perlindungan,” ujarnya.
Legislator Fraksi Partai Gerindra itu menegaskan, kebijakan good neighbour policy yang dijalankan pemerintah harus didasarkan pada komitmen dan saling menghormati dari kedua negara.
“Bapak Presiden menekankan kebijakan luar negeri Indonesia adalah good neighbour policy. Tetapi prinsip bertetangga baik itu harus berlaku dua arah. Kita menjadi tetangga yang baik, dan tentu berharap negara tetangga juga bersikap sama, sehingga masyarakat di perbatasan merasa aman dan terlindungi,” katanya.
Selain menyoroti aspek keamanan, Sabam juga meminta perhatian terhadap kesiapan operasional prajurit di wilayah perbatasan. Ia menanyakan kecukupan dukungan logistik, termasuk pasokan bahan bakar minyak (BBM), untuk memastikan patroli dan pengamanan perbatasan dapat berjalan secara optimal.
Menurutnya, penguatan personel, logistik, dan infrastruktur pertahanan merupakan bagian penting dalam menjaga kedaulatan negara sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat yang tinggal di kawasan perbatasan.



