Beranda / Politik / Kritik Hukum di Indonesia, Megawati Soekarnoputri: Tidak Berjalan Baik dan Disalahgunakan

Kritik Hukum di Indonesia, Megawati Soekarnoputri: Tidak Berjalan Baik dan Disalahgunakan

 

Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri (foto: dok PDIP)

 

JAKARTA,REDAKSI17.COM — Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri bicara panjang lebar terkait  penegakan hukum di Indonesia.

Dalam pernyataannya itu, Megawati menyampaikan kritikan tajam terkait penegakan  hukum di Indonesia yang belum maksimal.

Ia mengungkap hukum memang ada di Indonesia, hanya saja keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia belum berjalan dengan baik.

Bahkan, Megawati mengatakan adanya penyalahgunaan kekuasaan belum berjalan dengan baik. Dia lantas membandingkan kasus pencuri labu dengan korupsi.

Berawal dari pernyataan singkat soal apakah Indonesia benar-benar sudah merdeka dan benar-benar sudah dirasakan masyarakat yang berujung kritikan ini.

Dia juga menyoroti kesempatan masyarakat untuk hidup layak dan kesenjangan ekonomi yang semakin melebar. Satu hal penting yang disebutnya, yaitu memberikan keadilan bagi rakyat Indonesia

“Jalan ini menuntut dukungan sistem politik, khususnya perwujudan Indonesia sebagai suatu negara  hukum. Hukum itu harus ditegakkan, bukan seperti sekarang ini,” kata Megawati saat berpidato dalam peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI bersama kader PDIP di Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Senin (17/8/2026).

Satu hal yang ditegaskan Ketum PDIP itu, yakni keberadaan hukum saja tidak akan cukup, jika tidak dibarengi dengan rasa keadilan dan tidak boleh disalahgunakan.

“Hukum yang ada tetap ada, tetapi yang namanya berkeadilan bagi semua tanpa adanya penyalahgunaan kekuasaan, tidak berjalan dengan baik,” ujarnya.

Megawati kemudian menyinggung kasus seorang ibu yang dihukum dua bulan karena mencuri buah labu.

Politik(Kiri)

Kasus tersebut dibandingkannya dengan korupsi yang menurut dia masih terjadi dalam jumlah besar.

“Saya bilang, aduh ilah, orang-orang hukum ini kok keren banget ya sekarang. Tapi kalian sendiri kan melihat barusan ini kan terbuka yang namanya korupsi luar biasa,” tuturnya.

“Coba pikirkan, apakah keadilan itu yang ingin kita dapatkan? Yang ingin kita kerjakan bagi seluruh rakyat Indonesia?” ungkapnya.

Ia kemudian menjelaskan bahwa setiap warga negara memiliki hak yang sama di mata hukum.

Prinsip tersebut, menurut Megawati, harus benar-benar dirasakan rakyat dalam kehidupan sehari-hari. Megawati juga meminta aparat penegak hukum tak kehilangan rasa kemanusiaan dalam menjalankan tugas.

“Jangan kamu tidak punya perikemanusiaan dan berkeadilan,” terangnya. (Erfyansyah/fajar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *